Granit Xhaka Putuskan Bertahan di Sunderland Meski Dirayu Chelsea

Danu Eko

Kapten Sunderland, Granit Xhaka, dipastikan akan tetap bertahan di klubnya pada bursa transfer musim panas ini. Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi kepindahannya ke Chelsea yang sempat memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Gelandang asal Swiss ini sebelumnya sempat dikaitkan dengan potensi reuni bersama mantan pelatihnya di Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, yang kini menukangi Chelsea. Ketertarikan tersebut membuat Chelsea sempat melayangkan tawaran sebesar 8 juta poundsterling pekan lalu.

Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak manajemen Sunderland. Sumber internal klub menegaskan bahwa pemain berusia 33 tahun itu tidak masuk dalam daftar jual. Setelah melalui diskusi intensif, Xhaka akhirnya menyatakan komitmen penuhnya untuk terus membela The Black Cats.

Meski demikian, Chelsea dilaporkan belum sepenuhnya menyerah. Pihak The Blues masih meyakini bahwa mantan gelandang Arsenal tersebut memiliki keinginan untuk hijrah ke Stamford Bridge. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Chelsea akan melayangkan tawaran baru yang lebih menggiurkan kepada Sunderland.

Keputusan Xhaka untuk bertahan tentu menjadi kabar baik bagi Sunderland. Sejak didatangkan dari Bayer Leverkusen pada 2023, Xhaka menjadi sosok sentral di balik kesuksesan klub. Musim lalu, ia berhasil membawa Sunderland lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 53 tahun terakhir.

Xhaka tampil impresif dengan mencatatkan 34 penampilan di Premier League. Kontribusi besarnya sukses mengantarkan Sunderland finis di posisi ketujuh dan mengamankan tiket ke Conference League. Pengalamannya yang luas memang menjadi aset berharga bagi skuad asuhan tersebut.

Sebelum berlabuh di Inggris, Xhaka menghabiskan tujuh musim yang produktif bersama Arsenal dengan total 297 penampilan. Ia kemudian hijrah ke Jerman dan berperan vital saat Bayer Leverkusen meraih gelar juara Bundesliga perdana di bawah asuhan Xabi Alonso.

Saat ini, Xhaka tengah fokus menjalankan tugas negara di ajang Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ia menjadi pilar utama tim nasional Swiss dan selalu tampil dalam setiap pertandingan hingga berhasil menembus babak 16 besar.

Kontrak Xhaka di Sunderland sendiri masih cukup panjang, yakni hingga 2028 mendatang. Dengan komitmen yang telah ditegaskan, publik Stadion of Light dapat bernapas lega karena kapten andalan mereka dipastikan akan tetap memimpin tim pada musim kompetisi mendatang. Chelsea kini harus memutar otak jika masih ingin memboyong sang gelandang sebelum jendela transfer resmi ditutup.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All