Bocoran Mobil Listrik 7 Penumpang Hyundai Buatan Indonesia Siap Gebrak GIIAS 2026

Emanuel

Hyundai Motors Indonesia bersiap memberikan kejutan besar bagi pecinta otomotif tanah air. Perusahaan asal Korea Selatan ini memberikan bocoran mengenai rencana peluncuran empat model kendaraan terbaru yang akan dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang.

Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengungkapkan bahwa dari empat model tersebut, sorotan utama tertuju pada sebuah mobil listrik dengan kapasitas tujuh penumpang. Menariknya, kendaraan ramah lingkungan ini direncanakan akan diproduksi langsung di pabrik Hyundai yang berlokasi di Indonesia.

Frans menjelaskan bahwa pihaknya ingin menghadirkan produk yang paling spesial bagi konsumen lokal. Kehadiran mobil listrik tujuh penumpang produksi dalam negeri ini menjadi bukti komitmen Hyundai dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Selain mobil listrik tujuh penumpang tersebut, Hyundai juga menyiapkan tiga model lainnya untuk melengkapi lini produk mereka. Jajaran tersebut terdiri dari satu unit SUV hybrid, satu unit SUV listrik, serta satu model MPV yang tersedia dalam pilihan mesin hybrid dan full listrik.

Saat ini, detail spesifikasi maupun identitas resmi dari keempat mobil tersebut masih dirahasiakan. Pihak Hyundai baru menampilkan siluet empat mobil yang tertutup kain hitam sebagai teaser. Frans menegaskan bahwa pihaknya sengaja menyimpan kejutan tersebut agar pengunjung GIIAS bisa merasakan pengalaman langsung saat peluncuran nanti.

Di luar empat model misterius itu, Hyundai juga tengah mempertimbangkan kehadiran Ioniq 3 di pasar otomotif nasional. Model ini merupakan crossover dengan desain futuristik yang tetap mengusung bahasa desain khas keluarga Ioniq.

Ioniq 3 dibangun di atas platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) milik Hyundai Motor Group dengan arsitektur kelistrikan 400 volt. Dimensi kendaraan ini memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 2.680 mm.

Untuk pasar Eropa, Ioniq 3 hadir dengan dua pilihan baterai. Varian Standard Range menggunakan baterai 42,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 344 kilometer. Sementara itu, varian Long Range dibekali baterai 61 kWh dengan jangkauan hingga 496 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.

Teknologi pengisian daya pada Ioniq 3 juga tergolong cepat. Pengisian daya DC dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 29 menit. Mobil ini mengandalkan penggerak roda depan dengan tenaga 107,8 kW dan torsi puncak 250 Nm, serta mampu melaju hingga kecepatan maksimal 170 kilometer per jam.

Meskipun belum dipastikan jadwal rilisnya, Frans menyatakan bahwa Hyundai terus memantau animo masyarakat terhadap Ioniq 3. Jika respons pasar dinilai positif, besar kemungkinan crossover ini akan segera mengaspal di jalanan Indonesia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All