Jadi Penopang PAD Terbesar, PT Ceria Nugraha Indotama Jadi Teladan Kepatuhan Pajak di Sultra

Rini Widiyarti

KENDARI – Sektor pertambangan nikel kembali menunjukkan peran vitalnya dalam mengakselerasi pembangunan di Sulawesi Tenggara. Terbaru, PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) Group dinobatkan sebagai perusahaan pembayar pajak daerah terbesar di wilayah tersebut.

Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan tambang nikel nasional itu dalam memenuhi kewajiban fiskal. Sekaligus, memperkokoh posisi sektor pertambangan sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Data resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tenggara per 1 Juli 2026 menempatkan PT Ceria di posisi puncak daftar perusahaan paling patuh pajak. Di belakangnya, menyusul PT Vale Indonesia, Ifishdeco, PT Apollo, serta PT Tiran Indonesia.

Selain itu, PT Sulawesi Cahaya Mineral dan PT Satria Jaya Sultra juga tercatat masuk dalam jajaran perusahaan dengan kontribusi pajak signifikan bagi daerah. Kepatuhan ini menjadi indikator positif bagi iklim investasi di Bumi Anoa.

Kepala Bapenda Sultra, La Ode Mahbub, menegaskan bahwa kontribusi sektor pertambangan sangat strategis bagi kas daerah. Hal ini sejalan dengan implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurut Mahbub, potensi penerimaan daerah mencakup berbagai sektor pajak. Mulai dari Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Alat Berat, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), hingga Pajak Air Permukaan (PAP).

Mahbub memberikan apresiasi tinggi kepada PT Ceria yang dinilai sangat kooperatif. Ia menyebut perusahaan tersebut proaktif dalam menunaikan kewajiban perpajakan tepat waktu.

Lebih jauh, manajemen PT Ceria sebagai pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) juga aktif mengarahkan seluruh mitra kontraktornya. Langkah ini memastikan seluruh rantai operasional tambang taat terhadap aturan perpajakan yang berlaku.

Kepatuhan kolektif ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi pelaku industri lainnya di Sulawesi Tenggara. Dengan disiplin pajak yang tinggi, percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah diyakini akan semakin optimal.

Sebelumnya, Ceria Group juga telah mencatatkan diri sebagai pionir perusahaan nikel dengan pendanaan 100 persen dari dalam negeri. Keberhasilan ini semakin mempertegas status perusahaan sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional dan regional.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap sinergi positif ini terus terjaga. Kepatuhan pajak yang baik merupakan kunci utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah yang mandiri dan kompetitif di masa depan.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All