Bantah Isu Biayai Kontingen AFF U-19 2026, Wali Kota Medan Rico Waas Berikan Klarifikasi Tegas

Rini Widiyarti

Wali Kota Medan, Rico Waas, akhirnya buka suara menanggapi kabar miring yang menerpa Pemerintah Kota Medan terkait Piala AFF U-19 2026. Ia membantah keras tudingan bahwa Pemkot Medan tidak memenuhi janji pembayaran akomodasi bagi para peserta turnamen sepak bola internasional tersebut.

Rico menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah membuat kesepakatan atau janji apa pun dengan PSSI terkait bantuan finansial untuk penginapan kontingen. Menurutnya, sejak pertemuan pertama berlangsung, fokus utama pemerintah daerah bukan pada operasional peserta.

Sejak awal pertemuan dari bulan Februari hingga Mei, komitmen Pemkot Medan hanya tertuju pada dukungan infrastruktur. Prioritas utama pemerintah daerah adalah melakukan perbaikan fasilitas olahraga agar acara tersebut berjalan sukses.

Rico menjelaskan bahwa tanggung jawab utama Pemkot Medan memang terletak pada pembenahan Stadion Teladan. Pihaknya tidak memberikan komitmen di luar perbaikan stadion tersebut kepada pihak PSSI.

Meskipun PSSI sempat mengirimkan surat permohonan resmi pada 24 Mei 2026 untuk meminta dukungan anggaran akomodasi, permintaan tersebut sulit dipenuhi. Rico menyebutkan bahwa sistem birokrasi keuangan daerah memiliki batasan yang sangat ketat.

Salah satu kendala utama adalah jadwal penyusunan dan pengesahan APBD Kota Medan tahun 2026 yang sudah rampung sebelum surat permohonan itu diterima. Oleh karena itu, pemerintah daerah tidak memiliki ruang untuk menambah alokasi dana secara mendadak.

Selain persoalan teknis penganggaran, Rico menekankan pentingnya aspek transparansi dalam setiap penggunaan dana publik. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga setiap rupiah yang berasal dari pajak masyarakat.

Setiap dana APBD yang dikelola harus dipertanggungjawabkan secara akuntabel dan transparan kepada seluruh lapisan masyarakat. Rico menegaskan bahwa dirinya tidak bisa melanggar aturan yang sudah ditetapkan dalam pengelolaan keuangan negara.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan kesalahpahaman publik mengenai peran Pemkot Medan. Pemerintah kota tetap berkomitmen mendukung kemajuan olahraga melalui penyediaan fasilitas yang layak tanpa mengabaikan prinsip tata kelola keuangan yang benar.

Rico Waas menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi adalah prioritas tertinggi dalam kepemimpinannya. Langkah ini diambil semata-mata untuk melindungi integritas pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Hingga saat ini, posisi Pemkot Medan tetap konsisten untuk tidak melampaui wewenang anggaran yang telah disahkan demi menjaga stabilitas administrasi pemerintahan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak termakan isu yang tidak berdasar terkait polemik pembiayaan Piala AFF U-19 2026 tersebut.

Baca Juga

Menjadi Sorotan

View All