Dugaan Intimidasi Dokter Icha di NTT, Sekjen Golkar Perintahkan Pemanggilan Anggota DPRD

Danu Ilham

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menegaskan komitmen partainya untuk mengusut tuntas dugaan intimidasi terhadap mendiang dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha di Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Sarmuji menyatakan telah menginstruksikan DPD Golkar tingkat provinsi untuk segera memanggil kader yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Menurut Sarmuji, pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan sebelum mendapatkan informasi yang akurat. Ia menekankan perlunya mendengarkan keterangan dari berbagai sisi agar duduk perkara kasus yang berujung pada kematian dokter muda tersebut menjadi terang benderang.

Sarmuji menyatakan telah berkoordinasi langsung dengan Ketua DPD Provinsi untuk mempercepat proses pemanggilan yang dijadwalkan berlangsung sesegera mungkin. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab partai dalam menyikapi isu yang berkembang di publik.

Selain menyoroti kader partainya, yakni Therensius Lazakar, Sarmuji juga mengingatkan seluruh pejabat publik dari Partai Golkar untuk selalu menjaga etika. Ia menegaskan pentingnya sikap rendah hati bagi setiap pemangku jabatan dan mengingatkan para kader untuk tidak bersikap sewenang-wenang kepada masyarakat atau rekan kerja.

Kasus ini memang menyita perhatian publik setelah muncul nama-nama anggota DPRD lainnya yang diduga terlibat, yakni Veronika Lake dari Fraksi PDIP dan Nobertus Tubani dari Fraksi PKB. Veronika Lake sendiri telah memberikan klarifikasi terkait kehadirannya di RS Leona pada 13 Juni 2026.

Dalam penjelasannya, Veronika menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya dokter Icha. Ia membantah adanya niat intimidasi dan menjelaskan bahwa kunjungannya ke rumah sakit bermula saat ia menumpang kendaraan rombongan rekan DPRD lainnya untuk membesuk kerabat yang digigit ular.

Veronika mengakui sempat berdebat mengenai kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Ia mengklaim pernyataannya yang meminta untuk memanggil wartawan merupakan bentuk dorongan agar ada perbaikan transparansi dan evaluasi pelayanan kesehatan, bukan ditujukan secara personal untuk menyerang dokter Icha.

Saat ini, pihak kepolisian dan berbagai lembaga terkait terus melakukan pendalaman atas insiden ini. Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan, juga menyatakan dukungannya agar kasus tersebut diusut secara transparan demi mencari keadilan bagi keluarga almarhumah. Pihak keluarga dokter Icha berharap proses hukum dapat berjalan objektif dan memberikan rasa keadilan yang setimpal atas peristiwa tragis yang dialami. Hingga kini, publik masih menanti hasil investigasi menyeluruh dari pihak berwenang guna memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran hukum di balik tekanan psikologis yang diduga dialami oleh dokter Icha.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All