Monday, 17 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Jember Fashion Carnaval 2026 Angkat Tema Heal, Siap Tampilkan 8 Defile Spektakuler

Oleh Heni Maulidya July 2, 2026 2 months lalu 0 komentar

Pagelaran busana berskala internasional, Jember Fashion Carnaval atau JFC 2026, kini memasuki tahap persiapan akhir. Event ikonik ini dijadwalkan berlangsung meriah di Kabupaten Jember pada 24 hingga 26 Juli 2026 mendatang.

Presiden JFC, Budi Setiawan atau yang akrab disapa Iwan, memastikan progres persiapan sudah mencapai 85 persen. Seluruh tim dan peserta kini berada dalam fase krusial untuk menyempurnakan penampilan agar menyuguhkan aksi panggung yang spektakuler bagi wisatawan.

Iwan menuturkan bahwa satu bulan terakhir menjadi momentum untuk mengintensifkan performa serta koreografi peserta. Saat ini, latihan rutin telah memasuki minggu ketiga dan dialihkan ke lokasi yang lebih luas, yakni Lapangan Universitas Muhammadiyah Jember.

Tahun ini, JFC mengusung tema besar bertajuk Heal yang merupakan singkatan dari Humanity, Earth, and Life. Tema ini secara khusus menyoroti perjalanan karakter bumi yang dikenal sebagai Gaia.

Terdapat delapan defile utama yang akan menjadi pusat perhatian dalam parade kelas dunia tersebut. Pertama adalah Gaia yang terinspirasi dari keindahan Raja Ampat, kemudian Roots dengan nuansa kebudayaan Minang, serta Noise yang mengangkat tema Topeng.

Selanjutnya, terdapat defile Conscience yang mengusung konsep Gladiator, Rebirth yang mengadaptasi seni Kintsugi asal Jepang, dan Pandemic yang mengambil inspirasi dari peristiwa sejarah Black Death. Melengkapi kemeriahan, ada pula White Guardian bertema Suku Inuit serta Sanctuary yang mengangkat ikon budaya Ogoh-Ogoh Bali.

Demi mencapai sinkronisasi gerakan yang sempurna, peserta menjalani latihan secara spartan setiap hari. Latihan dimulai pukul 17.00 sore hingga 22.00 malam. Setelah dua pekan fokus pada bagian masing-masing, kini seluruh peserta telah memulai sesi latihan gabungan untuk mematangkan konsep panggung.

Dari sisi kesiapan busana, progresnya juga dinilai sangat menggembirakan. Pihak panitia sebelumnya telah menuntaskan tahapan grand juri pada 26 hingga 28 Juni lalu untuk menilai kostum dari seluruh tema yang diangkat.

Iwan memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para kreator dan peserta tahun ini. Menurutnya, karya busana yang dipresentasikan jauh melampaui ekspektasi awal.

Dengan kostum yang telah terkurasi dengan baik dan koreografi yang semakin matang, JFC 2026 dipastikan siap kembali memukau dunia. Ajang ini tetap konsisten membawa kreativitas panggung jalanan khas Jember yang sudah diakui di kancah internasional.

Seluruh elemen pendukung kini bekerja keras memastikan tidak ada kendala berarti saat hari pelaksanaan nanti. Masyarakat dan pencinta mode dunia diharapkan dapat menikmati suguhan seni yang menggabungkan pesan kemanusiaan dan pelestarian bumi melalui medium fashion.

Bagikan: Facebook X WhatsApp