Penuhi Panggilan Polisi, Awkarin Serahkan Uang Saku dari Hanania Travel

Danu Ilham

Selebgram Karin Novilda atau yang akrab disapa Awkarin memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin, 29 Juni 2026. Kedatangannya bertujuan memberikan keterangan terkait kasus dugaan penipuan dana jemaah umrah oleh Hanania Travel.

Dalam pemeriksaan tersebut, Awkarin secara kooperatif menyerahkan uang saku yang pernah ia terima dari pihak Hanania Travel kepada penyidik. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Kuasa hukum Awkarin, Arthasasta, menjelaskan bahwa pengembalian dana tersebut ditujukan untuk kepentingan penyitaan oleh pihak kepolisian. Hal ini dilakukan guna mendukung transparansi dalam pengusutan kasus penipuan yang merugikan banyak pihak.

Terkait bentuk kerja sama, pihak Awkarin menegaskan bahwa tidak ada pembayaran dalam bentuk tunai. Hubungan profesional antara kliennya dan Hanania Group selama ini murni berbentuk natura atau imbalan jasa nontunai.

Sederhananya, kerja sama tersebut merupakan sistem barter promosi yang telah berlangsung sekitar dua tahun lalu. Awkarin mengaku tidak mengetahui detail transaksi keuangan internal perusahaan maupun aliran dana yang digunakan pihak travel.

Awkarin menyatakan komitmennya untuk membantu kepolisian agar para korban bisa segera mendapatkan keadilan. Ia berharap keterangannya dapat membantu penyidik dalam menuntaskan perkara dugaan penyalahgunaan dana jemaah tersebut.

Kepolisian sebelumnya telah menetapkan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman, sebagai tersangka. Polisi menduga ada aliran dana korporasi yang digunakan untuk membayar jasa promosi sejumlah figur publik ternama.

Selain Awkarin, penyidik juga telah menjadwalkan dan memeriksa sejumlah pesohor lainnya. Daftar saksi tersebut mencakup nama-nama besar seperti Davina Karamoy, Keanu Angelo, Thariq Halilintar, serta Aaliyah Massaid.

Turut diperiksa pula Anwar BAB, Praz Teguh, hingga pasangan selebritas Roger Danuarta dan Cut Meyriska. Seluruh figur publik ini dimintai keterangan untuk menelusuri lebih dalam terkait keterlibatan mereka dalam promosi biro perjalanan tersebut.

Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini guna memastikan hak-hak para korban dapat kembali. Awkarin menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan sesama figur publik berada di pihak korban dalam mengawal kasus ini.

Penyidik Polda Metro Jaya kini masih terus mengumpulkan bukti tambahan dari berbagai pihak terkait. Proses hukum diharapkan memberikan kejelasan serta kepastian hukum bagi para calon jemaah umrah yang menjadi korban penipuan.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All