Persaingan dua megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan Kylian Mbappe, kini tidak lagi sekadar soal rivalitas di level klub maupun penghargaan individu. Di panggung Piala Dunia 2026, keduanya terlibat dalam perburuan sengit untuk menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.
Kylian Mbappe saat ini muncul sebagai ancaman nyata bagi rekor yang dipegang Lionel Messi. Meski sang kapten timnas Argentina masih memuncaki daftar top skor sepanjang masa, efisiensi yang ditunjukkan oleh Mbappe menjadi sorotan tajam para pengamat sepak bola. Striker berusia 27 tahun tersebut mampu membukukan 18 gol hanya dalam 18 pertandingan yang ia lakoni sepanjang tiga edisi Piala Dunia, mulai dari 2018 hingga 2026.
Catatan impresif ini menempatkan Mbappe sebagai salah satu pemain paling mematikan di depan gawang lawan dalam sejarah Piala Dunia. Sebaliknya, Lionel Messi membutuhkan waktu dan jumlah laga yang jauh lebih panjang untuk mencapai angka tersebut. La Pulga, julukan bagi Messi, tercatat telah mengoleksi 19 gol dari total 29 pertandingan yang ia mainkan sepanjang enam edisi Piala Dunia, sejak debutnya pada tahun 2006 hingga gelaran tahun 2026 ini.
Performa gemilang Mbappe kembali ditegaskan saat ia memimpin timnas Prancis melibas Swedia dengan skor meyakinkan 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dalam laga tersebut, Mbappe tampil sebagai bintang utama dengan mencetak brace atau dua gol ke gawang lawan. Satu gol lainnya bagi skuad asuhan Didier Deschamps disumbangkan oleh talenta muda Bradley Barcola, yang semakin memperkukuh dominasi Prancis di turnamen kali ini.
Dua gol tambahan ke gawang Swedia pada Rabu (1/7) pagi waktu Indonesia tersebut membuat posisi Mbappe kian mendekati perolehan gol Messi. Kini, Mbappe telah mengumpulkan total 18 gol di ajang Piala Dunia, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 19 gol.
Keberhasilan ini juga membuat Mbappe sukses melampaui rekor legenda sepak bola Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya menduduki takhta tertinggi pencetak gol Piala Dunia dengan koleksi 16 gol. Dengan torehan 18 gol, Mbappe secara resmi telah menggeser posisi Klose dan kini memosisikan dirinya sebagai pesaing terdekat Messi dalam perburuan rekor tersebut.
Situasi persaingan ini diprediksi akan semakin panas mengingat kedua tim masih melaju di babak gugur Piala Dunia 2026. Lionel Messi berpeluang besar menambah pundi-pundi golnya karena timnas Argentina dijadwalkan akan melakoni laga krusial di babak 16 besar melawan Cape Verde. Jika Messi mampu mencetak gol dalam pertandingan tersebut, ia akan kembali menjauh dari kejaran Mbappe.
Sebaliknya, efisiensi yang ditunjukkan Mbappe selama turnamen ini memberikan sinyal bahaya bagi pertahanan setiap lawan yang dihadapi Prancis. Ketajaman Mbappe yang mampu mencetak satu gol per pertandingan rata-rata membuatnya menjadi predator yang sangat diwaspadai. Dengan usia yang masih relatif muda, yakni 27 tahun, Mbappe diprediksi masih memiliki peluang untuk tampil di edisi Piala Dunia mendatang dan memecahkan lebih banyak rekor sejarah.
Dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa, posisi Messi dan Mbappe kini meninggalkan nama-nama besar lainnya di masa lalu. Lionel Messi kokoh di posisi pertama dengan 19 gol, disusul oleh Kylian Mbappe di posisi kedua dengan 18 gol. Tempat ketiga diisi oleh Miroslav Klose dengan 16 gol, diikuti oleh legenda Brasil Ronaldo Nazario dengan 15 gol, Gerd Muller dari Jerman dengan 14 gol, serta Just Fontaine dari Prancis dengan 13 gol.
Pertarungan antara Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026 bukan sekadar adu tajam di depan gawang, melainkan sebuah pertunjukan sejarah yang disaksikan jutaan pasang mata. Banyak pihak menilai bahwa persaingan ini menjadi bumbu penyedap yang sangat menarik di tengah berlangsungnya turnamen. Para pecinta sepak bola kini menanti apakah Messi mampu memperlebar jarak atau justru Mbappe yang akan mengambil alih takhta sebagai pencetak gol tersubur sepanjang masa di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Perjalanan Argentina dan Prancis di babak 16 besar akan menjadi penentu apakah rekor tersebut akan bertahan atau justru akan terpecahkan dalam waktu dekat. Fokus publik kini tertuju pada laga-laga selanjutnya, di mana setiap gol yang tercipta akan memiliki arti yang sangat besar bagi warisan sejarah kedua pemain tersebut di buku rekor sepak bola dunia. Dengan kondisi fisik yang prima dan motivasi tinggi untuk membawa negara masing-masing menjadi juara, baik Messi maupun Mbappe dipastikan akan memberikan performa terbaik mereka demi mencatatkan nama mereka dengan tinta emas dalam sejarah olahraga paling populer di muka bumi ini.











