Momen Hangat Prabowo Subianto Beri Hormat kepada Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Darus H

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan gestur penuh hormat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Momen yang menyita perhatian publik tersebut terjadi di area Satuan Latihan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu pagi, 1 Juli 2026.

Suasana khidmat menyelimuti area upacara sejak pagi hari. Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 07.55 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Begitu memasuki area upacara, orang nomor satu di Indonesia tersebut langsung menyapa sejumlah tamu undangan kehormatan yang telah hadir lebih dulu di barisan depan.

Di antara deretan kursi VVIP, tampak kehadiran Joko Widodo serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Saat berhadapan dengan Jokowi, Prabowo terlihat mengangkat tangan kanannya ke arah pelipis sebagai gestur hormat militer yang tegas namun hangat. Setelah memberikan penghormatan, keduanya kemudian bersalaman dengan akrab, mencerminkan sinergi antar pemimpin bangsa.

Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara tahun ini mengangkat tema besar ’80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat’. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, menandakan soliditas antara dua pilar keamanan negara dalam menjaga stabilitas nasional.

Kehadiran jajaran menteri dari Kabinet Merah Putih turut menambah daftar tamu penting dalam perhelatan akbar institusi kepolisian ini. Terlihat hadir di lokasi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Selain itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan juga tampak mengikuti jalannya upacara dengan saksama.

Tidak hanya dari unsur eksekutif, pimpinan lembaga tinggi negara juga hadir memberikan dukungan bagi Korps Bhayangkara. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bahtiar Najamuddin, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, hingga Ketua Mahkamah Agung Sunarto tampak hadir duduk bersama dalam barisan undangan VIP.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini tidak sekadar seremonial belaka. Rangkaian acara diisi dengan parade dan defile yang menampilkan kesiapan personel dari berbagai satuan kerja Polri. Selain itu, pameran alat utama dan alat khusus kepolisian menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu undangan.

Johnny menegaskan bahwa sebagian besar peralatan yang dipamerkan merupakan hasil produksi dalam negeri. Hal ini sejalan dengan semangat kemandirian dan kedaulatan bangsa yang terus digalakkan pemerintah. Produk-produk inovatif anak bangsa tersebut dipamerkan sebagai bukti bahwa Polri terus berupaya meningkatkan profesionalisme melalui teknologi yang mumpuni.

Lebih jauh, Johnny menyampaikan bahwa dalam rangkaian puncak HUT Bhayangkara ini, Polri juga melaksanakan aksi sosial sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat. Bantuan sosial disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, selaras dengan tema pengabdian yang diusung institusi kepolisian di usia ke-80 tahun ini.

Dalam sesi upacara, terdapat pula seremoni pemberian tanda kehormatan kepada anggota kepolisian yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi. Sebanyak enam personel terpilih menerima penganugerahan tanda kehormatan Bhayangkara Naraya. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi negara atas loyalitas anggota dalam mengemban tugas di lapangan.

Peringatan hari lahir Polri yang ke-80 ini menjadi momentum bagi institusi kepolisian untuk melakukan refleksi diri. Selama delapan dekade, Polri telah melewati berbagai dinamika perubahan zaman, mulai dari era revolusi hingga era digitalisasi keamanan saat ini. Tantangan ke depan diprediksi akan semakin kompleks, menuntut personel Polri untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika sosial masyarakat.

Kehadiran para tokoh nasional dan pemimpin tertinggi negara dalam acara di Cikeas ini menunjukkan dukungan penuh terhadap peran Polri. Sinergitas antara pemerintah, TNI, dan Polri menjadi kunci dalam menjaga keamanan nasional di tengah berbagai tantangan global. Kehangatan interaksi antara Prabowo dan Jokowi di tengah acara formal ini pun menjadi sinyal positif mengenai keberlanjutan estafet kepemimpinan nasional yang berjalan harmonis.

Hingga acara berakhir, rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Defile personel yang mempertunjukkan keterampilan teknis kepolisian mendapatkan apresiasi positif dari para tamu undangan. Dengan berakhirnya peringatan HUT ke-80 ini, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan menjaga ketertiban masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air, sesuai dengan amanat undang-undang dan harapan rakyat Indonesia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All