Dunia kebugaran internasional tengah berduka atas kepergian Les Mills, seorang ahli kebugaran legendaris, mantan Olympian, dan pendiri merek fitness global Les Mills International. Pria asal Selandia Baru yang dikenal atas dedikasi serta inovasinya dalam industri olahraga ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 91 tahun, demikian konfirmasi dari pihak keluarga. Kepergiannya menandai berakhirnya sebuah era bagi salah satu tokoh paling berpengaruh yang telah membentuk lanskap kebugaran modern di seluruh dunia.
Les Mills bukan hanya sekadar nama di balik sebuah merek; ia adalah seorang visioner yang perjalanan hidupnya merentang dari arena olahraga kompetitif hingga kursi pemerintahan. Semangatnya untuk memajukan kesehatan dan kebugaran masyarakat telah menginspirasi jutaan orang di berbagai penjuru bumi. Kepergiannya meninggalkan warisan abadi yang akan terus hidup melalui program-program kebugaran yang digagasnya.
Lahir dan besar di Selandia Baru, Mills menunjukkan bakat atletik yang luar biasa sejak usia muda. Ia dikenal sebagai atlet lempar martil dan cakram yang tangguh, membawa namanya ke panggung dunia dalam empat edisi Olimpiade yang berbeda. Pencapaiannya di ajang olahraga internasional tidak hanya berhenti di situ. Ia juga meraih lima medali dalam ajang Commonwealth Games, termasuk medali emas yang bergengsi untuk nomor lempar cakram di Kingston, Jamaika, pada tahun 1966. Dedikasi dan disiplin yang ia tunjukkan sebagai seorang atlet kelak menjadi fondasi kuat bagi perjalanan karier selanjutnya.
Setelah pensiun dari dunia atletik profesional, semangat Les Mills untuk berinovasi tidak padam. Bersama mendiang istrinya, Colleen, ia membuka sasana kebugaran pertamanya di Auckland pada tahun 1968. Pada masa itu, konsep gym komersial masih tergolong baru dan belum sepopuler sekarang. Namun, dengan visi yang jauh ke depan, Mills melihat potensi besar dalam menyediakan fasilitas dan program kebugaran yang terstruktur bagi masyarakat. Bisnis keluarga ini tumbuh pesat, dari satu lokasi menjadi sebuah jaringan gym yang tersebar di seluruh Selandia Baru.
Transformasi terbesar terjadi ketika putranya, Phillip Mills, bersama pasangannya Jackie, mengambil alih estafet kepemimpinan dan mengembangkan Les Mills International. Mereka mengubah konsep gym tradisional menjadi sebuah fenomena global melalui program-program latihan koreografi yang inovatif, diiringi musik yang membakar semangat. Merek Les Mills International kini mendunia, dikenal luas dengan kelas-kelas ikonik seperti Body Pump dan Body Combat. Program-program ini telah merevolusi cara orang berolahraga, mengubah latihan fisik menjadi pengalaman yang menyenangkan, energik, dan terstruktur.
Melampaui dunia olahraga dan bisnis, Les Mills juga memiliki jejak karier di ranah politik. Ia pernah menjabat sebagai Walikota Auckland, sebuah posisi yang menunjukkan dedikasinya terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Peran ini mencerminkan filosofi hidupnya yang selalu ingin membantu orang lain, baik melalui kebugaran maupun melalui kepemimpinan di komunitas. Ia adalah sosok yang secara konsisten menunjukkan komitmen untuk membuat perbedaan positif dalam kehidupan orang-orang di sekitarnya.
Phillip Mills, putranya yang kini meneruskan warisan kebugaran tersebut, menyampaikan penghormatan mendalam. Ia menyebut bahwa ayahnya telah "mencapai banyak hal luar biasa dalam hidupnya." Phillip juga menyoroti benang merah yang menghubungkan setiap aspek kehidupan Les Mills, baik di bidang kebugaran, politik, maupun keluarga: keinginan tulus untuk selalu membantu sesama. "Ayah sangat kuat, bersemangat, dan selalu sangat peduli pada mereka yang kurang beruntung," tambah Phillip, menggambarkan karakter ayahnya yang penuh empati dan determinasi.
Warisan Les Mills melampaui sekadar gym dan program latihan. Ia meninggalkan jejak filosofis tentang pentingnya kesehatan dan kekuatan, yang disampaikan melalui cara yang mudah diakses dan dinikmati. Semangatnya untuk membuat orang jatuh cinta pada kebugaran terus hidup dalam setiap sesi latihan Body Pump atau Body Combat di ribuan gym di seluruh dunia. Melalui program-program tersebut, ia secara tidak langsung terus menjangkau dan menginspirasi jutaan individu untuk menjalani gaya hidup yang lebih aktif dan sehat.
Kepergian Les Mills adalah kehilangan besar bagi dunia olahraga dan kebugaran global. Namun, visinya yang revolusioner, semangatnya yang tak pernah padam, serta komitmennya untuk membantu sesama akan terus mengalir dalam setiap irama musik dan gerakan koreografi yang telah menjadi ciri khas merek Les Mills. Ia akan selalu dikenang sebagai seorang Olympian hebat, seorang pengusaha visioner, dan seorang pemimpin komunitas yang telah mendedikasikan hidupnya untuk memberdayakan orang lain melalui kekuatan kebugaran.











