Saturday, 12 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Gangguan Sensitivitas Kontras pada Penderita Parkinson Terungkap, Potensi Tes Penglihatan Baru

Oleh Rini Widiyarti September 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Ophthalmic and Physiological Optics mengungkapkan bahwa penderita penyakit Parkinson mengalami penurunan sensitivitas kontras yang signifikan di berbagai kondisi pencahayaan. Temuan ini membuka peluang untuk pengembangan metode pengujian penglihatan yang melampaui kondisi pencahayaan terang (fotopik) yang umum digunakan saat ini.

Alba Herrero-Gracia, seorang mahasiswa PhD di Departemen Optik dan Optometri serta Ilmu Penglihatan di Universitas Valencia, Spanyol, menjelaskan temuan krusial ini. “Banyak studi telah menunjukkan bahwa individu dengan penyakit Parkinson mengalami penurunan sensitivitas kontras fotopik yang nyata, seringkali melibatkan frekuensi spasial menengah hingga tinggi,” ujarnya.

Penelitian ini secara spesifik mengukur sensitivitas kontras pada pasien Parkinson dalam berbagai kondisi pencahayaan, termasuk yang lebih redup. Hasilnya konsisten menunjukkan bahwa kemampuan mereka untuk membedakan perbedaan kontras visual sangat terganggu, terlepas dari tingkat kecerahan lingkungan. Hal ini mengindikasikan bahwa penurunan fungsi visual pada Parkinson tidak hanya terbatas pada kondisi terang, tetapi juga memengaruhi persepsi visual dalam situasi penerangan yang bervariasi.

Dampak dari gangguan sensitivitas kontras ini bisa signifikan dalam kehidupan sehari-hari penderita Parkinson. Kesulitan melihat perbedaan halus antara objek dan latar belakangnya dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas seperti membaca, mengenali wajah, atau bahkan berjalan dengan aman, terutama dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Oleh karena itu, temuan ini sangat penting bagi para peneliti dan klinisi dalam upaya memahami dan mengatasi masalah penglihatan yang dialami oleh pasien Parkinson.

Lebih lanjut, hasil studi ini mendorong adanya eksplorasi lebih dalam terhadap metode pengujian penglihatan. Pengujian yang mempertimbangkan berbagai tingkat pencahayaan, termasuk kondisi yang lebih gelap atau dengan kontras yang lebih rendah, mungkin diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai kemampuan visual penderita Parkinson. Potensi pengembangan tes baru yang lebih komprehensif ini diharapkan dapat membantu diagnosis dini dan penanganan yang lebih efektif terhadap gangguan penglihatan terkait Parkinson.

Bagikan: Facebook X WhatsApp