Pembalap Indonesia, Mario Aji, mengungkapkan rasa kecewanya setelah tidak mampu menyelesaikan sesi latihan terakhir untuk Moto2 San Marino 2026. Meskipun demikian, semangat juang pembalap tim Pertamina Mandalika SAG Team ini tetap membara. Ia bertekad untuk bangkit dan memastikan diri lolos ke sesi kualifikasi kedua (Q2) pada balapan mendatang.
Kendala yang dihadapi Mario Aji di sesi latihan terakhir membuat performanya terhambat. Ia tidak merinci secara spesifik masalah yang dialaminya, namun ketidakmampuan menyelesaikan sesi tersebut jelas meninggalkan kekecewaan mendalam baginya. “Saya sangat kecewa tidak bisa menyelesaikan sesi latihan terakhir,” ujar Mario Aji.
Meski demikian, Mario Aji menunjukkan mental juara yang kuat. Ia tidak larut dalam kekecewaan tersebut. Sebaliknya, ia menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk tampil lebih baik. Fokus utamanya kini adalah memperbaiki performa dan meraih hasil maksimal di sesi kualifikasi. Ia menargetkan untuk bisa menembus Q2, yang merupakan gerbang menuju posisi start yang lebih baik.
Target Mario Aji untuk lolos ke Q2 di Moto2 San Marino 2026 menunjukkan ambisinya untuk bersaing di level tertinggi. Kualifikasi kedua biasanya diikuti oleh para pembalap tercepat, sehingga lolos ke sana menjadi tolok ukur penting dalam persaingan balapan.
Perjalanan Mario Aji di ajang Moto2 memang tidak selalu mulus. Ia terus berjuang untuk menemukan konsistensi dan performa terbaiknya. Dukungan dari tim Pertamina Mandalika SAG Team serta para penggemar di Indonesia diharapkan dapat menjadi suntikan semangat tambahan bagi Mario Aji dalam menghadapi tantangan di San Marino.
