Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengklarifikasi bahwa rompi pelampung yang ditemukan oleh tim pencari di perairan Banten bukanlah milik dari kapal Arupadhatu 1 yang membawa rombongan jurnalis dan dilaporkan hilang kontak. Pernyataan ini menegaskan bahwa temuan tersebut tidak terkait dengan peristiwa hilangnya kapal tersebut.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol. Didik Hariyanto, menjelaskan hasil investigasi lebih lanjut mengenai identitas rompi pelampung tersebut. “Rompi pelampung yang ditemukan tersebut dipastikan bukan milik dari kapal KMP Arupadhatu 1 yang sedang dalam pencarian,” ujar Kombes Pol. Didik Hariyanto pada Senin, 23 Oktober 2023.
Rompi pelampung yang dimaksud ditemukan di sekitar perairan Banten. Temuan ini sempat menimbulkan spekulasi dan harapan bahwa rompi tersebut dapat menjadi petunjuk penting dalam upaya pencarian kapal KMP Arupadhatu 1 beserta seluruh penumpangnya. Namun, setelah dilakukan verifikasi, Polda Banten menyimpulkan bahwa ada perbedaan spesifikasi dan identitas yang jelas antara rompi yang ditemukan dengan perlengkapan keselamatan yang seharusnya ada di kapal KMP Arupadhatu 1.
Kombes Pol. Didik Hariyanto menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan upaya maksimal dalam pencarian kapal KMP Arupadhatu 1. Berbagai elemen terkait, termasuk Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), terus berkoordinasi untuk memastikan operasi pencarian berjalan efektif. “Kami terus bekerja sama dengan Basarnas dan pihak terkait lainnya untuk menemukan kapal tersebut,” tegasnya.
Kapal KMP Arupadhatu 1 dilaporkan hilang kontak pada Kamis, 19 Oktober 2023. Kapal tersebut membawa rombongan jurnalis yang hendak melakukan peliputan. Sejak saat itu, operasi pencarian besar-besaran telah diluncurkan untuk menemukan kapal dan seluruh awaknya. Hingga kini, keberadaan kapal dan seluruh penumpangnya masih misterius, dan pencarian terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai sumber daya.
