Friday, 11 September 2026
BREAKING
POLITIK

MUI Bekasi Beri Pembinaan ke Abah Setu, Proses Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Tetap Berlanjut

Oleh Danu Ilham September 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi mengambil langkah pembinaan terhadap Abah Setu menyusul pernyataannya yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Kejadian ini telah menimbulkan reaksi dari berbagai pihak, namun demikian, proses hukum terkait dugaan penghinaan tersebut dipastikan akan tetap berjalan.

Ketua MUI Kabupaten Bekasi, KH. Amin Makmun, menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan pembinaan kepada Abah Setu. Langkah ini diambil sebagai upaya rekonsiliasi dan edukasi, mengingat pernyataan Abah Setu telah menimbulkan kegaduhan dan kemarahan di tengah masyarakat.

Menurut KH. Amin Makmun, pembinaan tersebut bertujuan agar Abah Setu memahami dampak dari ucapannya dan tidak mengulanginya kembali di masa mendatang. “Kami akan melakukan pembinaan. Ini kan masalah sensitif, jadi kita harus bijak menyikapinya,” ujar KH. Amin Makmun.

Meskipun MUI mengambil jalur pembinaan, proses hukum yang telah bergulir tidak akan terhenti. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam pernyataan Abah Setu. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Gidion Arif Setyohadi, menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan.

Kompol Gidion Arif Setyohadi menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penghinaan tersebut dan segera menindaklanjutinya. “Laporan sudah kami terima, dan kami akan tindak lanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Peristiwa ini bermula ketika beredar sebuah video yang memperlihatkan Abah Setu tengah memberikan pernyataan yang dianggap menyinggung Nabi Muhammad SAW. Video tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menuai kecaman dari umat Muslim, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

MUI Kabupaten Bekasi berharap dengan adanya pembinaan ini, Abah Setu dapat menyadari kesalahannya dan kembali merajut tali silaturahmi dengan masyarakat. Namun, MUI juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan tokoh suci, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang untuk menegakkan keadilan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp