Friday, 11 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Pochettino: Gelar Juara Chelsea 2016-17 Seharusnya Milik Tottenham

Oleh Herfansyah September 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, melontarkan pandangan kontroversial terkait gelar juara Liga Primer Inggris musim 2016-17. Menurutnya, Chelsea, yang saat itu keluar sebagai juara, seharusnya dicopot gelarnya akibat pelanggaran aturan finansial. Posisi juara tersebut, menurut Pochettino, selayaknya diberikan kepada Tottenham Hotspur yang kala itu berada di peringkat kedua di bawah asuhannya.

Chelsea sendiri telah dijatuhi sanksi oleh otoritas sepak bola Inggris atas berbagai pelanggaran aturan keuangan yang terjadi selama era kepemilikan Roman Abramovich. Pada bulan Juli, FA menjatuhkan denda sebesar 10 juta poundsterling dan hukuman larangan transfer dua jendela yang ditangguhkan. Sebelumnya, pada bulan Maret, klub berjuluk The Blues ini juga telah didenda 10,75 juta poundsterling oleh Premier League.

Pochettino, yang kini menangani klub lain, berpendapat bahwa sanksi finansial yang diterima Chelsea seharusnya memiliki konsekuensi yang lebih berat, termasuk pencabutan gelar juara. “Gelar tersebut seharusnya untuk tim yang berada di posisi kedua,” ujar Pochettino merujuk pada Tottenham Hotspur. Pernyataannya ini menyoroti dugaan ketidakadilan dalam persaingan liga akibat dugaan pelanggaran aturan oleh tim lawan.

Musim 2016-17 memang menjadi musim yang dramatis dalam perebutan gelar Liga Primer. Chelsea di bawah kendali Antonio Conte berhasil mengunci gelar juara dengan performa impresif, sementara Tottenham Hotspur yang dilatih Pochettino tampil konsisten dan finis di urutan kedua, mengungguli tim-tim besar lainnya. Kini, Pochettino kembali mengangkat isu ini dengan nada mempertanyakan keabsahan gelar yang diraih Chelsea di tengah penyelidikan dan sanksi yang diberikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp