PT Petrokimia Gresik semakin memantapkan langkahnya dalam memastikan ketersediaan bahan baku pupuk melalui kolaborasi strategis dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan MIND ID. Sinergi ini berfokus pada peningkatan pasokan asam sulfat, komponen krusial dalam produksi berbagai jenis pupuk.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang melibatkan Petrokimia Gresik sebagai pembeli dan PTFI sebagai pemasok. Asam sulfat yang dipasok berasal dari fasilitas smelter PTFI di Manyar, Gresik. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri pupuk nasional, terutama dalam menghadapi tantangan global.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menyatakan optimisme terhadap kerja sama ini. “Kami sangat antusias dengan kolaborasi ini, yang merupakan langkah maju untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan adanya pasokan asam sulfat yang stabil dan berkelanjutan dari PTFI, kami dapat memastikan produksi pupuk kami terus berjalan optimal,” ujar Dwi Satriyo dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (23/01).
Lebih lanjut, Dwi Satriyo menjelaskan bahwa asam sulfat merupakan salah satu bahan baku utama dalam pembuatan pupuk NPK, pupuk ZA, dan pupuk SP-36. Ketersediaan pasokan yang memadai akan berdampak langsung pada kemampuan Petrokimia Gresik untuk memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani di seluruh Indonesia.
Perjanjian ini juga menegaskan komitmen PTFI dan MIND ID untuk mendukung industri dalam negeri. Direktur Utama PTFI, Tony Wenas, menekankan pentingnya sinergi antar BUMN dan perusahaan nasional. “Kami bangga dapat berkontribusi dalam rantai pasok industri pupuk melalui pasokan asam sulfat dari smelter kami di Manyar. Ini adalah wujud nyata sinergi BUMN dan komitmen kami untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia,” tutur Tony Wenas.
Tony Wenas menambahkan bahwa PTFI terus berupaya untuk mengoptimalkan hasil dari operasional tambang Grasberg, termasuk dalam pemanfaatan produk sampingan seperti asam sulfat. Keberadaan smelter di Manyar, yang merupakan salah satu smelter tembaga terbesar di dunia, menjadi kunci dalam memenuhi kebutuhan industri domestik.
Kolaborasi ini tidak hanya bersifat transaksional, tetapi juga mencerminkan visi jangka panjang untuk kemandirian industri pupuk nasional. Dengan memastikan pasokan bahan baku yang kuat dari sumber domestik, Petrokimia Gresik dan PTFI bersama MIND ID turut berperan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pupuk bagi sektor pertanian Indonesia.
