Thursday, 10 September 2026
BREAKING
POLITIK

BPOM Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Antisipasi Keracunan

Oleh Danu Ilham September 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merancang strategi komprehensif untuk mencegah insiden keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi risiko yang mungkin timbul, termasuk kasus keracunan yang pernah terjadi sebelumnya.

Dalam rangka memastikan keamanan pangan bagi para penerima manfaat program, BPOM mengalokasikan anggaran sebesar Rp509 miliar. Dana tersebut akan difokuskan pada pengawasan ketat di seluruh rantai pasok, mulai dari seleksi dan pengadaan bahan baku hingga proses distribusi makanan siap saji.

Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM, Rita Endang, menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga kualitas dan keamanan program ini. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap tahapan dalam program Makan Bergizi Gratis memenuhi standar keamanan pangan tertinggi,” ujar Rita Endang. Beliau menambahkan bahwa pengawasan akan mencakup aspek higienitas, penggunaan bahan tambahan pangan yang aman, serta metode penyimpanan dan penyajian yang tepat.

BPOM berencana untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha penyedia makanan. Fokus utama pengawasan adalah pada identifikasi dan mitigasi potensi kontaminasi mikroba, bahan kimia berbahaya, maupun alergen yang dapat memicu reaksi merugikan pada anak-anak.

Selain pengawasan di tingkat produsen dan distributor, BPOM juga akan meningkatkan edukasi kepada penyelenggara program di tingkat sekolah atau institusi penerima manfaat. Edukasi ini mencakup praktik penanganan makanan yang aman, identifikasi dini gejala keracunan, serta prosedur pelaporan jika terjadi insiden. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengawasan yang holistik dan efektif, sehingga program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kekhawatiran akan risiko kesehatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp