Veda Ega Pratama Gemilang di Kualifikasi Moto3 Belanda, Melesat ke Barisan Depan dari Sirkuit Assen

Emanuel

ASSEN – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencetak sejarah baru dengan menempati posisi ketujuh dalam sesi kualifikasi Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung sengit di Sirkuit Assen pada Sabtu, 27 Juni. Performa impresif Veda ini menempatkannya jauh di depan rekan senegaranya, Hakim Danish, yang harus puas memulai balapan dari posisi ke-16. Pencapaian Veda menunjukkan potensi besar pembalap Tanah Air di kancah balap motor dunia, khususnya di kelas Moto3 yang dikenal sangat kompetitif.

Sejak awal sesi kualifikasi pertama (Q1) di sirkuit legendaris yang dijuluki "The Cathedral of Speed" tersebut, Veda Ega Pratama langsung menunjukkan taringnya. Ia berhasil mengukir waktu tercepat dengan catatan 1 menit 41,170 detik. Catatan waktu yang dicetak oleh pembalap asal Indonesia ini sempat tak tertandingi oleh para kompetitor lainnya selama beberapa waktu, menunjukkan dominasi awal yang mengesankan.

Namun, persaingan di Moto3 selalu ketat. Dua menit sebelum Q1 berakhir, Scott Ogden berhasil melampaui waktu Veda Ega dengan torehan 1 menit 41,08 detik. Tak lama berselang, Casey O’Gorman juga ikut melesat ke posisi terdepan dengan catatan waktu 1 menit 41,05 detik. O’Gorman pun terus memimpin hingga Q1 berakhir, diikuti oleh Ogden dan Veda Ega Pratama yang tetap berhasil mengamankan tiket ke sesi kualifikasi kedua (Q2) dengan performa meyakinkan.

Memasuki sesi Q2, intensitas persaingan semakin meningkat drastis. Para pembalap top dari berbagai tim berlomba-lomba untuk mencatatkan waktu terbaik demi meraih posisi start ideal di balapan utama. J Kelso menjadi salah satu pembalap pertama yang berhasil mengukir waktu lebih baik dengan 1 menit 40,559 detik. Veda Ega Pratama tak mau kalah, ia berhasil mempertajam catatan waktunya sendiri dan sempat hanya berjarak 0,131 detik dari Kelso, menandakan bahwa ia berada di jalur yang benar untuk meraih posisi terbaik.

Dinamika di Q2 sangat cepat berubah. Ketika kualifikasi menyisakan lima menit terakhir, Brian Uriarte berhasil memimpin dengan waktu 1 menit 40,430 detik, melewati Kelso dan Veda Ega. Namun, kejutan terbesar datang di menit-menit akhir, di mana Maximo Quiles menunjukkan performa luar biasa dengan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 40,130 detik, yang mengantarkannya meraih pole position.

Pada momen-momen krusial tersebut, Joel Kelso dan Brian Uriarte berhasil bertahan di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, Veda Ega Pratama harus rela terlempar ke posisi ketujuh. Ia dilewati oleh Marco Morelli, Adrian Cruces, dan David Almansa dalam serangkaian putaran cepat yang dilakukan para pembalap di penghujung sesi. Meskipun demikian, posisi ketujuh adalah hasil yang sangat membanggakan bagi Veda, mengingat ketatnya persaingan dan pengalaman minimnya di sirkuit kelas dunia.

Di sisi lain, pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, yang juga menjadi sorotan, mengalami sedikit penurunan performa di menit-menit akhir. Setelah sempat merangsek ke posisi kedelapan, Danish akhirnya harus puas mengakhiri sesi kualifikasi di peringkat ke-16. Hasil ini menempatkannya di grid tengah, yang berarti ia harus bekerja keras di balapan utama untuk bisa meraih poin.

Keberhasilan Veda Ega Pratama menembus jajaran tujuh besar di kualifikasi Moto3 Belanda merupakan sinyal positif bagi masa depan balap motor Indonesia. Sirkuit Assen sendiri dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menantang dan teknis di kalender Grand Prix, sehingga pencapaian Veda di trek ini memiliki makna khusus. Dengan start dari barisan ketiga, Veda memiliki peluang yang sangat baik untuk bersaing di rombongan depan dan meraih hasil maksimal dalam balapan hari Minggu.

Berikut adalah daftar hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026:

  1. Maximo Quiles
  2. Joel Kelso
  3. Brian Uriarte
  4. Marco Morelli
  5. Adrian Cruces
  6. David Almansa
  7. Veda Ega Pratama
  8. Alvaro Carpe
  9. Guido Pini
  10. Adrian Fernandez

Hasil kualifikasi ini menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk menghadapi balapan utama Moto3 Belanda 2026. Dengan dukungan penuh dari para penggemar di Tanah Air, diharapkan Veda dapat mempertahankan performa gemilangnya dan memberikan kebanggaan bagi Indonesia di panggung balap motor internasional. Pertarungan sengit diprediksi akan terjadi pada balapan hari Minggu, di mana Veda akan berupaya keras untuk bersaing memperebutkan podium.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All