Kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln (CVN 72), memicu perdebatan publik saat merapat di Thailand pekan ini. Kondisi fisik kapal yang tampak berkarat memicu berbagai komentar dan kritik dari pengamat maupun masyarakat.
Kehadiran USS Abraham Lincoln di Thailand merupakan bagian dari lawatan rutin kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat. Namun, alih-alih fokus pada tujuan kunjungan, perhatian publik justru tertuju pada penampilan fisik kapal yang terlihat usang.
Beberapa foto yang beredar di media sosial menunjukkan bagian lambung kapal yang dipenuhi bercak karat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai perawatan dan usia kapal tersebut. USS Abraham Lincoln sendiri merupakan salah satu kapal induk kelas Nimitz yang telah beroperasi sejak tahun 1997.
Menanggapi sorotan tersebut, pihak Angkatan Laut Amerika Serikat memberikan klarifikasi. Komandan Satuan Tugas (Task Force) 70, Laksamana Muda (Rear Admiral) Chris Sweeney, menjelaskan bahwa kondisi tersebut adalah hal yang wajar untuk kapal yang telah lama beroperasi. Ia menambahkan, “Kapal ini telah berlayar ke mana-mana di seluruh dunia, melayani negara kita selama lebih dari dua dekade.” Sweeney juga menekankan bahwa meskipun terlihat berkarat, kondisi operasional kapal tetap prima.
“Saya jamin, awak kapal ini adalah orang-orang yang paling peduli dengan kapal ini. Mereka membersihkannya setiap hari, dan mereka melakukan segala yang mereka bisa untuk menjaganya tetap beroperasi dan siap tempur,” ujar Sweeney dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh media. Ia menambahkan bahwa karat tersebut tidak mempengaruhi kemampuan kapal untuk menjalankan misi.
USS Abraham Lincoln dan kelompok serangnya (Carrier Strike Group) dijadwalkan untuk melakukan serangkaian latihan bersama dengan Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas dan memperkuat hubungan pertahanan antara kedua negara.
Kunjungan ini menjadi bukti berlanjutnya komitmen Amerika Serikat terhadap keamanan dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Meskipun penampilan luarnya menuai kritik, pihak angkatan laut menegaskan bahwa kesiapan tempur USS Abraham Lincoln tidak terganggu oleh kondisi fisiknya.
