Saturday, 5 September 2026
BREAKING
DUNIA

Korban Banjir Nepal Selamat Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan PLTA

Oleh Heni Maulidya September 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Tim penyelamat Nepal pada Jumat (4/9) berhasil mengevakuasi seorang korban banjir bandang yang telah terjebak selama sembilan hari di dalam terowongan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Trishuli. Keberhasilan ini menjadi sorotan utama setelah upaya pencarian dan penyelamatan yang berlangsung intensif.

Korban yang identitasnya belum dirilis secara resmi itu ditemukan dalam kondisi hidup di terowongan yang terdampak oleh banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Tim penyelamat gabungan yang terdiri dari berbagai elemen, termasuk tentara dan sukarelawan, mengerahkan segala upaya untuk mencapai lokasi korban yang terisolasi.

Menurut laporan dari pihak berwenang Nepal, banjir bandang tersebut terjadi beberapa hari sebelum korban ditemukan. Arus deras dan material lumpur diduga masuk ke dalam terowongan PLTA, menyebabkan korban terperangkap dan terputus dari dunia luar. Lamanya waktu evakuasi menunjukkan tingkat kesulitan yang dihadapi tim penyelamat dalam menjangkau lokasi dan kondisi medan yang ekstrem.

Upaya penyelamatan melibatkan penggunaan peralatan khusus dan teknik yang canggih untuk memastikan keamanan tim dan korban. Tim medis telah disiagakan di lokasi untuk memberikan perawatan segera setelah korban berhasil dievakuasi. Kondisi korban dilaporkan stabil namun memerlukan observasi lebih lanjut.

Seorang juru bicara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nepal menyatakan, “Kami sangat bersyukur atas keberhasilan operasi penyelamatan ini. Ini adalah bukti dedikasi dan kerja keras tim penyelamat kami yang tidak mengenal lelah.” Ia juga menambahkan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap dampak banjir dan kerusakan infrastruktur PLTA akan segera dilakukan.

Kejadian ini kembali mengingatkan akan kerentanan wilayah Nepal terhadap bencana alam, terutama banjir bandang yang seringkali disertai dengan tanah longsor. Pemerintah setempat berjanji akan terus meningkatkan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana untuk meminimalkan korban di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp