Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan pengusaha properti, Tan Kian. Pemeriksaan ini berfokus pada temuan aliran dana sebesar Rp40 miliar yang diduga mengarah kepada Febrie Adriansyah, seorang pejabat di lingkungan Kejagung.
Pemeriksaan terhadap Tan Kian dilakukan pada hari Selasa, 28 Mei 2024, di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Kehadiran Tan Kian ini merupakan bagian dari upaya Tim 9 untuk mengklarifikasi dan mengumpulkan bukti terkait aliran dana yang sedang diselidiki. Aliran dana Rp40 miliar tersebut menjadi sorotan utama dalam kasus ini, mendorong tim penyidik untuk menggali lebih dalam asal-usul dan tujuan dana tersebut.
Dalam pemeriksaan tersebut, Tan Kian dicecar sejumlah pertanyaan oleh tim penyidik. Salah satu poin penting yang dikonfirmasi adalah dugaan keterkaitan Tan Kian dengan aliran dana yang disebut-sebut mengarah ke Febrie Adriansyah. Kejaksaan Agung sebelumnya telah mengonfirmasi adanya aliran dana tersebut. “Ada aliran dana masuk ke Pak Febrie sekitar Rp40 miliar,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana, pada Kamis, 23 Mei 2024.
Ketut Sumedana juga menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap Tan Kian ini merupakan kelanjutan dari proses penyelidikan yang sedang berjalan. Tim 9 dibentuk khusus untuk menangani kasus-kasus besar dan kompleks, termasuk dugaan TPPU yang melibatkan pejabat negara atau pihak-pihak terkait. Fokus utama saat ini adalah memastikan kebenaran informasi mengenai aliran dana tersebut dan menelusuri pihak-pihak yang terlibat serta aset yang mungkin telah dicuci.
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Kejagung. Aliran dana yang dicurigai sebagai hasil dari TPPU menjadi fokus utama penelusuran. Dengan diperiksanya Tan Kian, Kejagung berharap dapat memperoleh keterangan yang lebih rinci dan bukti-bukti yang dapat memperkuat dugaan yang ada. Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap Tan Kian masih berlangsung, dan Kejagung berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan.
