Kuala Lumpur, Malaysia – Pemerintah Malaysia mengumumkan penurunan harga eceran untuk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, yaitu RON97, RON95, dan diesel, yang berlaku mulai Rabu, 2 September 2024. Keputusan ini diambil di tengah situasi harga minyak dunia yang masih bergejolak, dipicu oleh ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Langkah penyesuaian harga ini menunjukkan upaya pemerintah untuk merespons dinamika pasar global, sekaligus memastikan kelangsungan program subsidi BBM yang ditujukan bagi masyarakat.
Meskipun harga BBM non-subsidi mengalami penurunan, pemerintah menegaskan bahwa alokasi subsidi untuk bahan bakar bersubsidi tetap berjalan sesuai rencana. Hal ini bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama dari kalangan berpenghasilan rendah, agar tidak terlalu terdampak oleh fluktuasi harga minyak mentah internasional.
Penurunan harga BBM non-subsidi ini diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen yang menggunakan jenis bahan bakar tersebut. Namun, fokus utama pemerintah tetap pada menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi.
Pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan dampaknya terhadap ekonomi domestik. Kebijakan harga BBM akan terus dievaluasi secara berkala untuk memastikan keseimbangan antara daya saing industri, kemampuan fiskal negara, dan kesejahteraan masyarakat.
