Wednesday, 2 September 2026
BREAKING
BERITA

Asap Karhutla Kalimantan Mencapai Filipina, Kualitas Udara Manila Memburuk

Oleh Emanuel September 2, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kabut asap pekat yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan, Indonesia, telah melintasi perbatasan dan kini menyelimuti ibu kota Filipina, Manila. Fenomena ini menyebabkan peningkatan signifikan pada tingkat polusi udara, khususnya konsentrasi partikel halus PM2.5, yang kini mencapai level sangat tidak sehat di wilayah metropolitan tersebut.

Berdasarkan pantauan dari berbagai sumber, kualitas udara di Manila dilaporkan memburuk drastis sejak beberapa hari terakhir akibat dampak transboundary haze ini. Tingkat PM2.5 yang tinggi menandakan adanya partikel-partikel berbahaya yang dapat berdampak langsung pada kesehatan pernapasan masyarakat.

Warga Manila kini merasakan langsung dampak buruk dari polusi udara ini. Banyak dari mereka terpaksa mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan demi melindungi diri dari paparan asap. Kondisi ini mengingatkan kembali akan urgensi penanganan karhutla yang dampaknya bisa meluas lintas negara.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia sendiri telah berulang kali menyatakan komitmennya dalam memerangi karhutla. Berbagai upaya mitigasi dan penindakan hukum terus dilakukan untuk mencegah dan memadamkan api. Namun, skala dan intensitas kebakaran, terutama di musim kemarau, kerap kali menjadi tantangan besar.

Pihak berwenang di Filipina, melalui badan terkait seperti Department of Environment and Natural Resources (DENR), dilaporkan terus memantau perkembangan kualitas udara dan memberikan imbauan kepada masyarakat. Edukasi mengenai bahaya polusi udara dan pentingnya menggunakan masker menjadi prioritas di tengah situasi ini. Fenomena ini kembali menyoroti pentingnya kerja sama regional dalam mengatasi masalah lingkungan lintas batas seperti karhutla.

Bagikan: Facebook X WhatsApp