Thursday, 3 September 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

296 Anak Muda Tempa Kemampuan Identifikasi Masalah Lewat Samsung Solve for Tomorrow 2026

Oleh Herfansyah September 3, 2026 56 minutes lalu 0 komentar

Sebanyak 296 anak muda dari 80 tim telah melangkah ke babak semifinal kompetisi Samsung Solve for Tomorrow 2026. Lebih dari sekadar mengasah kemampuan dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), para peserta diajarkan esensi penting dalam inovasi: menemukan akar permasalahan yang tepat sebelum merancangnya dengan teknologi.

Fokus utama program tahun ini menekankan bahwa solusi inovatif tidak serta-merta lahir dari kecanggihan teknologi AI, melainkan dari pemahaman mendalam terhadap persoalan nyata di masyarakat. Hal ini menjadi penekanan kuat bagi para finalis yang kini tengah berjuang untuk menghasilkan ide-ide brilian.

Dalam sebuah sesi khusus yang diselenggarakan pada 25 Mei 2024, para peserta dibekali dengan metodologi untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah secara akurat. Salah satu narasumber, Dr. H.S. Dillon, seorang tokoh yang dikenal dengan pemikirannya yang kritis, turut berbagi pandangannya. Ia menekankan bahwa inovasi yang berkelanjutan berawal dari kepekaan terhadap kondisi sekitar dan kemampuan menganalisis akar penyebab masalah.

“Inovasi itu bukan semata-mata menciptakan teknologi baru, tetapi bagaimana teknologi itu bisa menjawab kebutuhan yang ada di masyarakat. Kalau kita hanya terpaku pada teknologi, kita akan kehilangan esensi dari apa yang ingin kita capai,” ujar Dr. H.S. Dillon, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis masalah.

Para peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan daerah di Indonesia ini ditantang untuk tidak hanya berpikir kreatif, tetapi juga analitis. Mereka didorong untuk melakukan riset mendalam, berinteraksi dengan komunitas yang terdampak, dan memahami konteks sosial serta ekonomi dari masalah yang mereka pilih. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dan berdampak.

Samsung Solve for Tomorrow 2026, yang telah memasuki tahun penyelenggaraannya, terus berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda Indonesia. Melalui program ini, Samsung Electronics Indonesia berupaya menumbuhkan semangat inovasi yang berakar pada kepedulian sosial dan kemampuan memecahkan masalah nyata. Babak semifinal ini menjadi momentum krusial bagi para peserta untuk membuktikan bahwa mereka siap menjadi agen perubahan melalui solusi berbasis AI yang didukung oleh pemahaman masalah yang kuat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp