Friday, 4 September 2026
BREAKING
POLITIK

17.375 Hotspot Karhutla Mengancam Habitat Orangutan Kalimantan

Oleh Danu Ilham September 4, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebanyak 17.375 titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di wilayah habitat orangutan Kalimantan. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kelestarian satwa endemik yang terancam punah tersebut.

Data tersebut diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per tanggal 25 September 2023. Angka ini menunjukkan skala ancaman yang masif terhadap ekosistem yang menjadi rumah bagi populasi orangutan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam keterangan tertulisnya, menegaskan bahwa sebagian besar titik hotspot tersebut berada di kawasan hutan. “Sebanyak 17.375 titik hotspot terdeteksi di habitat orangutan di Kalimantan,” ujarnya pada Kamis (28/9/2023).

Lebih lanjut, Dwikorita merinci bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 16.482 titik hotspot terpantau di kawasan hutan. Sisanya, 893 titik, terdeteksi di area non-hutan. Wilayah yang paling terdampak adalah Kalimantan Tengah dengan 6.953 hotspot, disusul Kalimantan Barat dengan 5.283 hotspot, dan Kalimantan Timur dengan 3.359 hotspot.

Ancaman karhutla terhadap orangutan bukan hanya sekadar kehilangan habitat fisik. Asap yang dihasilkan dari kebakaran juga berdampak buruk pada kesehatan pernapasan satwa tersebut. Kondisi ini diperparah oleh faktor cuaca ekstrem yang diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

BMKG memprediksi bahwa puncak musim kemarau masih akan berlangsung hingga November 2023. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan harus terus ditingkatkan. Upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla menjadi krusial untuk melindungi ekosistem dan satwa yang ada di dalamnya.

Situasi ini menuntut perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan organisasi konservasi, untuk bekerja sama dalam upaya mitigasi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim serta mencegah bencana karhutla yang semakin meluas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp