Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
BERITA

Yordania Pimpin Pertemuan Darurat Bahas Ancaman Israel Terhadap Al-Aqsa

Oleh Emanuel August 5, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Yordania mengambil inisiatif dengan mengumumkan penyelenggaraan pertemuan darurat para menteri luar negeri negara-negara Arab dan Islam. Langkah ini diambil sebagai respons mendesak terhadap meningkatnya ancaman yang dilancarkan Israel terhadap situs-situs suci umat Muslim, sebuah situasi yang dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih luas.

Pertemuan ini dijadwalkan akan berlangsung pada 10 Januari 2024. Fokus utama agenda adalah mengevaluasi dan merumuskan langkah-langkah konkret untuk menangkal potensi eskalasi yang dapat menyeret kawasan ke dalam apa yang disebut sebagai ‘perang agama’.

Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, secara tegas menyatakan kekhawatirannya. “Kami tidak bisa membiarkan apa yang terjadi di Al-Aqsa berlanjut,” ujar Safadi dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa tindakan Israel yang terus menerus mengancam kesucian situs-situs Islam adalah provokasi yang sangat berbahaya dan tidak dapat ditoleransi.

Safadi menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar forum diplomatik biasa, melainkan sebuah panggilan untuk bersatu dan bertindak. Ia juga menggarisbawahi pentingnya persatuan di antara negara-negara Arab dan Islam dalam menghadapi tantangan ini. Menurutnya, solidaritas yang kuat akan menjadi penangkal efektif terhadap setiap upaya yang bertujuan untuk merusak status quo dan memicu ketegangan sektarian di kawasan.

Lebih lanjut, Yordania akan mengundang perwakilan dari negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Liga Arab. Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan resolusi yang mengikat dan strategi bersama untuk menekan Israel agar menghentikan segala bentuk pelanggaran terhadap situs-situs suci, khususnya Masjid Al-Aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam.

Ancaman Israel terhadap situs suci Muslim ini bukan kali pertama terjadi, namun kali ini dinilai semakin serius dan memerlukan perhatian internasional yang lebih besar. Yordania, sebagai penjaga situs-situs suci di Yerusalem Timur berdasarkan perjanjian damai dengan Israel, memegang peranan krusial dalam upaya meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas regional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp