PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA kini tengah mempercepat proyek infrastruktur sumber daya air di Merauke, Papua Selatan. Proyek ini difokuskan pada pengendalian banjir di kawasan sentra produksi pangan strategis nasional.
Pengerjaan konstruksi berlangsung di Distrik Ilwayab dengan skema kerja sama operasi bersama PT Artha Mulia Sari. Proyek ini merupakan penugasan langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
Inisiatif pembangunan ini menjadi bagian krusial dari program pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan nasional di wilayah timur Indonesia. Infrastruktur ini nantinya akan mengamankan lahan produksi dari ancaman banjir yang sering terjadi.
Hingga akhir Juni 2026, progres fisik di lapangan telah mencatatkan capaian sebesar 31,51 persen. Seluruh tahapan pengerjaan berjalan konsisten sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja sama.
Lingkup pekerjaan mencakup penataan saluran air, perapihan hasil galian, hingga pembangunan berbagai bangunan pelengkap sumber daya air. Tim proyek juga menyiapkan sistem operasi dan pemeliharaan untuk memastikan keberlanjutan fungsi infrastruktur tersebut nantinya.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyelesaikan tugas ini dengan standar kualitas yang tinggi. Pihaknya mengutamakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan penuh terhadap spesifikasi teknis.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi menjadi prioritas utama selama proses pembangunan berlangsung di lapangan. Hal ini dilakukan guna meminimalisir risiko kerja di area proyek yang memiliki karakteristik lahan rawa cukup menantang.
WIKA juga memperhatikan dinamika hidrologi, kondisi geoteknik, hingga faktor cuaca ekstrem di kawasan Merauke. Sinergi intensif terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk mendukung kelancaran proyek tersebut.
Setelah seluruh rangkaian pekerjaan rampung, infrastruktur ini akan melalui tahap pengujian sebelum diserahterimakan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu berfungsi optimal dalam mendukung produktivitas lahan pangan di Provinsi Papua Selatan.
Pemerintah optimistis bahwa kehadiran infrastruktur ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian lokal. Pengembangan kawasan pangan di Merauke kini terus dipacu guna memperkuat kedaulatan pangan nasional secara merata.











