Sunday, 2 August 2026
BREAKING
BERITA

WHO: Industri Makanan Ultraproses Sengaja Hambat Upaya Atasi Obesitas Global

Oleh Emanuel August 2, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melayangkan tudingan keras terhadap perusahaan makanan ultraproses, menyebut mereka secara sengaja menghambat upaya global dalam mengatasi krisis obesitas yang kian mengkhawatirkan. Menurut WHO, taktik yang digunakan oleh para ‘raksasa makanan’ ini tidak hanya merusak kesehatan publik, tetapi juga membebani keuangan negara melalui gugatan hukum yang memperlambat implementasi kebijakan kesehatan yang krusial.

Dalam laporan terbarunya, WHO menyoroti bagaimana industri makanan ultraproses, yang produknya sering kali tinggi gula, garam, dan lemak tidak sehat, menggunakan berbagai cara untuk menggagalkan regulasi. Salah satu taktik yang paling disorot adalah melayangkan gugatan hukum terhadap negara-negara yang berupaya menerapkan kebijakan pencegahan obesitas. Upaya hukum ini, menurut WHO, menciptakan iklim ketakutan dan ketidakpastian, yang akhirnya memperlambat atau bahkan menghentikan proses legislasi yang seharusnya melindungi masyarakat.

WHO menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan ini memiliki kepentingan finansial yang besar dalam mempertahankan status quo, di mana produk makanan ultraproses terus mendominasi pasar. Ketergantungan konsumen pada produk yang mudah diakses dan seringkali lebih murah ini menjadi lahan subur bagi keuntungan industri, meskipun dampaknya terhadap kesehatan sangat merugikan. Laporan ini juga menyinggung adanya lobi intensif yang dilakukan oleh industri untuk mempengaruhi para pembuat kebijakan.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam sebuah pernyataan dikutip bahwa, “Industri makanan ultraproses telah berulang kali menunjukkan kesediaan mereka untuk memprioritaskan keuntungan di atas kesehatan masyarakat.” Ia menambahkan, “Gugatan hukum yang mereka lancarkan terhadap negara-negara yang mencoba melindungi warganya dari penyakit tidak menular terkait pola makan adalah bukti nyata dari strategi ini.”

Lebih lanjut, WHO mengidentifikasi sejumlah taktik lain yang digunakan oleh industri, termasuk kampanye pemasaran yang agresif, klaim kesehatan yang menyesatkan, dan pendanaan penelitian yang bias. Semua ini bertujuan untuk menciptakan keraguan publik terhadap bukti ilmiah yang mengaitkan konsumsi makanan ultraproses dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan berbagai jenis kanker. Dengan demikian, WHO mendesak pemerintah di seluruh dunia untuk bersikap tegas dan tidak gentar dalam menghadapi tekanan industri demi mewujudkan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp