Gelombang penolakan terhadap pembangunan fasilitas pusat data atau data center kian membesar di berbagai wilayah Amerika Serikat. Warga setempat menyuarakan kekhawatiran mereka terkait dampak negatif yang ditimbulkan, bahkan menyebutnya sebagai ‘petaka besar’. Aksi protes dan advokasi terus dilakukan untuk menghentikan proyek-proyek ini.
Salah satu sorotan utama adalah kekhawatiran akan lonjakan konsumsi energi yang sangat besar. Data center membutuhkan daya listrik yang masif untuk operasional server dan sistem pendinginnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama di wilayah yang sudah menghadapi tantangan pasokan energi atau memiliki target energi terbarukan yang ambisius. Warga khawatir bahwa kebutuhan energi data center akan mengorbankan pasokan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri lainnya, serta menghambat transisi ke energi hijau.
Selain itu, isu lingkungan lainnya yang menjadi perhatian adalah penggunaan air. Sistem pendingin yang digunakan dalam data center seringkali membutuhkan pasokan air yang signifikan. Di daerah yang rentan terhadap kekeringan atau memiliki sumber daya air terbatas, penambahan konsumsi air oleh data center dapat memperburuk situasi. Warga khawatir hal ini akan berdampak pada ketersediaan air bersih untuk masyarakat, pertanian, dan ekosistem lokal.
Dampak lain yang disuarakan adalah potensi peningkatan kebisingan dari operasional unit pendingin dan generator, serta kekhawatiran terhadap peningkatan lalu lintas akibat aktivitas konstruksi dan operasional. Beberapa komunitas merasa bahwa pembangunan data center tidak selaras dengan karakteristik lingkungan dan sosial mereka, serta berpotensi menurunkan kualitas hidup warga.
Meskipun para pengembang data center seringkali menekankan manfaat ekonomi berupa penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan pajak, penolakan dari masyarakat menunjukkan adanya ketidakpercayaan atau kekhawatiran bahwa manfaat tersebut tidak sebanding dengan biaya lingkungan dan sosial yang ditanggung. Perdebatan sengit antara kebutuhan infrastruktur digital dan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat terus mewarnai berbagai forum publik di Amerika Serikat.
