Presiden Federasi Sepak Bola Hungaria, Sandor Csanyi, secara terbuka menyatakan telah kehilangan kepercayaan pada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Pernyataan kritis ini muncul dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada Infantino pada Selasa lalu, menyoroti kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan dan standar etika FIFA di bawah Infantino.
Dalam surat yang diperoleh oleh kantor berita AFP, Csanyi secara eksplisit mengkritik “penilaian profesional, standar etika, dan kepemimpinan” Infantino. Poin krusial yang disebut sebagai “pencetus terakhir” atau “final straw” adalah pemecatan mengejutkan terhadap Chief Operating Officer (COO) FIFA, Kevin Lamour. Tindakan ini dianggap Csanyi sebagai bukti nyata dari masalah yang lebih dalam dalam pengelolaan organisasi sepak bola dunia tersebut.
Lebih lanjut, Csanyi menyampaikan penyesalannya atas hilangnya keyakinan yang sebelumnya ia miliki terhadap Infantino. Ia merasa bahwa keputusan-keputusan yang diambil oleh Infantino, terutama terkait pergantian staf kunci seperti Lamour, menunjukkan adanya persoalan mendasar yang perlu segera ditangani. Surat Csanyi ini menambah daftar panjang kritik yang dihadapi Infantino dari berbagai pihak di dalam tubuh FIFA.
