Thursday, 10 September 2026
BREAKING
BERITA

Wacana Sekjen PBNU Memanas, Gus Lilur Tegaskan Kriteria Profesionalisme

Oleh Emanuel September 10, 2026 45 minutes lalu 0 komentar

Proses penjaringan calon Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai memanas seiring mencuatnya sejumlah nama. Menanggapi dinamika tersebut, salah satu tokoh yang turut disebut dalam bursa, KH Abdul Muhaimin (Gus Lilur), menekankan pentingnya seleksi yang objektif dan profesional. Ia secara tegas meminta agar proses ini tidak disederhanakan menjadi sekadar narasi ‘PKB Come Back’.

Gus Lilur, yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, mengingatkan bahwa PBNU sebagai organisasi besar membutuhkan sosok Sekjen yang memiliki kapabilitas dan integritas tinggi. Penilaian terhadap calon seharusnya didasarkan pada rekam jejak, kompetensi, dan visi kepemimpinan, bukan semata-mata afiliasi politik atau kedekatan dengan partai tertentu. Ia berpendapat bahwa penyederhanaan ini dapat mencederai marwah PBNU sebagai organisasi yang mengedepankan prinsip-prinsip organisasi kemasyarakatan Islam.

Lebih lanjut, Gus Lilur mengapresiasi adanya berbagai pandangan dan masukan terkait calon Sekjen PBNU. Namun, ia berharap agar seluruh proses dapat berjalan secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, setiap calon harus dievaluasi secara mendalam melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh PBNU. Penekanan pada profesionalisme diharapkan dapat menghasilkan Sekjen yang mampu membawa PBNU semakin maju dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Pernyataan Gus Lilur ini muncul di tengah ramainya perbincangan mengenai siapa yang akan menduduki posisi strategis tersebut. Sejumlah nama memang santer disebut, dan narasi mengenai potensi kembalinya pengaruh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam kepengurusan PBNU turut mewarnai diskursus. Namun, Gus Lilur secara eksplisit mencoba meredam spekulasi tersebut dengan mengarahkan fokus pada kualifikasi dan rekam jejak calon.

Bagikan: Facebook X WhatsApp