Saturday, 15 August 2026
BREAKING
DUNIA

Venezuela Kurangi Jam Kerja PNS untuk Atasi Krisis Listrik

Oleh Heni Maulidya August 15, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pemerintah Venezuela mengumumkan kebijakan pemotongan jam kerja bagi seluruh pegawai negeri sipil. Langkah drastis ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan konsumsi listrik yang membebani jaringan energi nasional, sehingga berpotensi menyebabkan pemadaman.

Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi, Informasi, dan Komunikasi Venezuela, Freddy Ñáñez, melalui akun media sosialnya pada hari Selasa, 19 Maret 2024. Pemotongan jam kerja ini akan berlaku efektif mulai Senin, 25 Maret 2024.

Menurut Ñáñez, kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi beban pada sistem kelistrikan negara. “Tindakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjamin pasokan listrik yang stabil bagi seluruh rakyat Venezuela,” ujarnya dalam pernyataan yang dirilis.

Sebelumnya, pada tahun 2016, Venezuela juga pernah menerapkan langkah serupa, yaitu mengurangi jam kerja pegawai negeri menjadi hanya enam jam sehari. Kebijakan tersebut juga dilatarbelakangi oleh krisis energi yang melanda negara tersebut.

Kondisi jaringan listrik Venezuela memang kerap menjadi sorotan. Berbagai faktor, termasuk infrastruktur yang menua dan kurangnya investasi, berkontribusi pada ketidakstabilan pasokan listrik di negara tersebut. Tingginya permintaan, terutama di tengah cuaca panas, semakin memperparah situasi.

Pemotongan jam kerja ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam jangka pendek untuk meredakan tekanan pada sistem kelistrikan. Namun, solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah energi di Venezuela masih menjadi tantangan yang perlu terus diupayakan oleh pemerintah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp