Pemain anyar Arsenal, Christos Tzolis, menyatakan kesiapannya untuk kembali merumput di Inggris setelah masa adaptasi yang diakuinya lebih matang. Didatangkan dengan mahar 34 juta poundsterling dari Club Brugge, Tzolis merasa telah bertransformasi menjadi pemain yang lebih komplet dibandingkan saat ia pertama kali merajut karier di Norwich.
Kesiapan Tzolis tak lepas dari performa impresifnya selama sesi latihan pramusim bersama klub barunya. Dalam waktu singkat sejak kepindahannya, pemain asal Yunani ini berhasil menarik perhatian tim pelatih Arsenal. Ia bahkan mendapat julukan “Leonidas” dari para pelatih kebugaran klub, merujuk pada karakter legendaris dari film ‘300’ yang dikenal dengan keberanian dan ketangguhannya.
Julukan tersebut diberikan bukan tanpa alasan. Tzolis dengan cepat membuktikan fisiknya yang prima. Ia berhasil menaklukkan berbagai tes kebugaran pramusim, bahkan memuncaki daftar dalam salah satu tantangan lari yang menguji daya tahan para pemain dalam jarak lebih dari satu kilometer dengan variasi interval. Meskipun enggan merinci hasil tes fisiknya yang lain, Tzolis dengan senyum mengakui bahwa performanya secara keseluruhan sangat baik.
Kedatangan Tzolis di Arsenal diharapkan membawa dimensi baru dalam lini serang tim. Pengalamannya di liga Inggris, meski sempat diwarnai pasang surut, tampaknya telah menempa dirinya menjadi pemain yang lebih siap secara mental dan fisik. Keputusannya untuk kembali ke Inggris dan bergabung dengan klub sekelas Arsenal menegaskan ambisinya untuk kembali bersinar di panggung Premier League.
