Sebuah insiden tragis terjadi di Jalan Jamin Ginting, kawasan Sibolangit, Sumatera Utara, pada Senin (26/6/2023) pagi. Sebuah truk bermuatan tergelincir dan menabrak delapan kendaraan lain, mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan maut ini menambah daftar panjang insiden serupa yang kerap terjadi di jalur tersebut.
Menurut keterangan saksi mata dan pihak kepolisian, kecelakaan berawal ketika truk Fuso bernomor polisi BK 8937 CT yang dikemudikan oleh Riki (30) diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Kendaraan besar ini kehilangan kendali dan langsung menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depannya.
Akibat benturan keras, empat orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Para korban yang meninggal dunia adalah pengemudi mobil sedan, seorang ibu dan anaknya yang sedang berada di pinggir jalan, serta seorang pengendara sepeda motor. Sementara itu, delapan orang lainnya menderita luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Medan, Kompol Ferdinan L. Malau, membenarkan adanya insiden tersebut. “Benar, ada kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk Fuso dengan delapan kendaraan lainnya. Data sementara, ada empat orang meninggal dunia dan delapan orang luka-luka,” ujar Kompol Ferdinan L. Malau.
Ia menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. “Kami masih mengumpulkan data dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sopir truk diamankan untuk dimintai keterangan,” jelasnya.
Jalan Jamin Ginting, khususnya di wilayah Sibolangit, dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas di Sumatera Utara. Kondisi geografis yang berbukit dan berkelok, ditambah dengan tingginya volume kendaraan berat, seringkali menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan, terutama saat kondisi jalanan basah setelah hujan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu berhati-hati dan memastikan kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan rem secara berkala dan kesiapan pengemudi menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.
