Sirkuit Gong Badak Motorsport di Trengganu menjadi saksi bisu tragedi pada Sabtu (29/8) lalu, yang merenggut nyawa seorang pebalap muda asal Malaysia, Farres Putra Mohd Fadhill. Pebalap berusia 18 tahun itu meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan fatal saat berlaga.
Insiden nahas ini terjadi pada hari ketiga kejuaraan Asia Talent Cup (ATC) musim 2020. Farres Putra terlibat dalam sebuah kecelakaan yang melibatkan beberapa pebalap lain di tikungan kesepuluh lintasan. Saat itu, ia sedang berada di posisi terdepan dalam balapan.
Menurut saksi mata dan rekaman video yang beredar, kecelakaan tersebut bermula ketika terjadi insiden yang membuat beberapa pebalap terjatuh. Farres Putra, yang berada di rombongan terdepan, tidak dapat menghindari motor-motor yang tergeletak di lintasan, sehingga ia ikut terseret dalam insiden tersebut.
Petugas medis segera memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Farres Putra kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sultanah Nur Zahirah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, sayang seribu sayang, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Pihak Dorna Sports, penyelenggara Asia Talent Cup, mengonfirmasi kabar duka ini. “Dengan berat hati kami mengumumkan bahwa Farres Putra Mohd Fadhill telah meninggal dunia karena cedera yang dideritanya akibat kecelakaan pada hari Sabtu, 29 Agustus 2020, di Sirkuit Gong Badak Motorsport, Trengganu,” demikian pernyataan resmi Dorna Sports.
Dorna Sports juga menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, teman, dan seluruh tim yang ditinggalkan oleh Farres Putra. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga, teman, dan timnya. Pikiran kami bersama mereka di masa yang sangat sulit ini,” lanjut pernyataan tersebut.
Kabar meninggalnya Farres Putra sontak mengejutkan dunia balap motor Tanah Melayu. Banyak pihak yang berduka dan memberikan penghormatan terakhir bagi pebalap muda berbakat yang harus mengakhiri mimpinya di lintasan balap.
