Perayaan kemenangan Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026 diwarnai insiden memilukan. Seorang bocah berusia 13 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan air mancur yang roboh saat euforia kemenangan tengah memuncak di Plaza Mayor, Madrid.
Insiden nahas ini terjadi pada Minggu (19/07/2026) malam waktu setempat, ketika ribuan suporter memadati Plaza Mayor untuk merayakan gelar juara dunia yang diraih timnas Spanyol. Di tengah sorak sorai dan keriuhan massa, sebuah struktur air mancur yang menjadi pusat perhatian tiba-tiba ambruk.
Korban, yang identitasnya belum diungkapkan oleh pihak berwenang, dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Selain korban tewas, sejumlah orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa material air mancur yang berjatuhan. Petugas medis dan kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk memberikan pertolongan dan mengamankan area.
Pihak kepolisian Madrid telah meluncurkan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti robohnya air mancur tersebut. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan adanya kelebihan beban atau ketidakstabilan struktur bangunan. “Kami sedang mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden tragis ini,” ujar seorang juru bicara kepolisian.
Meskipun demikian, pihak berwenang menegaskan bahwa penyelidikan tidak akan menghentikan proses investigasi dan identifikasi penyebab utama kejadian. Seluruh aspek, mulai dari perawatan struktur hingga potensi kelalaian, akan diteliti secara cermat.
Wali Kota Madrid, yang namanya tidak disebutkan dalam laporan, menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden tersebut. Ia juga berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban dan para korban luka. “Ini adalah momen yang seharusnya penuh kebahagiaan, namun berubah menjadi kesedihan yang mendalam. Kami akan memastikan kejadian ini tidak terulang kembali,” katanya.
Perayaan kemenangan Piala Dunia yang seharusnya menjadi kenangan manis bagi para suporter Spanyol, kini tercoreng oleh tragedi yang merenggut nyawa seorang anak muda. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap keselamatan publik, bahkan di tengah momen kegembiraan kolektif.
