Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

'This could be a long season for Hearts'

Oleh Danu Ilham July 29, 2026 1 hour lalu 0 komentar

{
“title”: “Kekalahan Telak Hearts di Kualifikasi Liga Champions, Musim Panjang Menanti?”,
“content”: “

Kekalahan telak dialami Heart of Midlothian (Hearts) saat bertandang ke markas Sturm Graz di kualifikasi Liga Champions. Tim asal Skotlandia ini harus mengakui keunggulan Sturm Graz yang bermain lebih superior, mengindikasikan potensi musim yang berat bagi ‘The Jambos’ di kompetisi Eropa.

Pertandingan yang digelar di Merkur Arena pada Kamis (11/8/2022) waktu setempat menjadi saksi bisu dominasi tuan rumah. Sturm Graz berhasil membantai Hearts dengan skor agregat 6-1 setelah kemenangan 4-1 di leg kedua ini. Hasil ini memastikan langkah Hearts terhenti di babak kualifikasi Liga Champions dan harus turun kasta ke Liga Europa.

Pelatih Hearts, Robbie Neilson, tak bisa menutupi kekecewaannya atas performa timnya. Ia mengakui bahwa Sturm Graz bermain jauh lebih baik dan layak mendapatkan kemenangan. “Ini bisa menjadi musim yang panjang bagi Hearts,” ujar Neilson usai pertandingan, menyiratkan tantangan besar yang dihadapi timnya di sisa musim kompetisi.

Performa buruk Hearts terlihat sejak awal pertandingan. Sturm Graz langsung menekan dan berhasil mencetak gol cepat melalui penyerang mereka, Etekiama, di menit ke-6. Gol tersebut semakin memukul mental para pemain Hearts yang kesulitan mengembangkan permainan. “Kami tidak memulai dengan baik,” kata Neilson mengakui. “Kami memberikan gol mudah kepada mereka.”

Situasi semakin memburuk bagi Hearts ketika pemain belakang mereka, Craig Halkett, terpaksa ditarik keluar karena cedera pada menit ke-28. Kehilangan salah satu pilar pertahanan menambah kesulitan tim tamu yang sudah tertinggal.

Sturm Graz terus menggempur pertahanan Hearts. Gol kedua tuan rumah tercipta di menit ke-34 melalui penyerang andalan mereka, William Boving. Skor 2-0 bertahan hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Hearts sempat memberikan perlawanan. Noah Lewis berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-57 melalui sundulan memanfaatkan umpan tendangan bebas. Gol tersebut sempat membangkitkan asa bagi tim tamu.

Namun, euforia tersebut tak berlangsung lama. Sturm Graz kembali menunjukkan kelasnya. Terancam kehilangan momentum, tuan rumah merespons dengan dua gol tambahan di menit akhir pertandingan. Pemain pengganti, Gregory Wüthrich, mencetak gol bunuh diri di menit ke-83 yang kembali membawa Sturm Graz unggul, sebelum Atdhe Nuhiu menutup pesta gol tuan rumah di menit ke-88.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Hearts yang sebelumnya optimis bisa melangkah lebih jauh di kualifikasi Liga Champions. Dengan tersingkirnya mereka dari kompetisi tertinggi Eropa, fokus kini beralih ke Liga Europa dan kompetisi domestik. Neilson menyadari bahwa timnya harus segera bangkit dan belajar dari kesalahan jika ingin meraih hasil positif di sisa musim.”


}

Bagikan: Facebook X WhatsApp