Thursday, 16 July 2026
BREAKING
BERITA

Terungkap! Ini Biang Kerok Antrean SPBU Memanjang di Sumatera Utara

Oleh Emanuel July 16, 2026 1 hour lalu 0 komentar

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya membeberkan akar masalah yang menyebabkan terjadinya antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumatera Utara. Kondisi ini telah menimbulkan keluhan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji, menyatakan bahwa penyebab utamanya adalah adanya lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu.

Menurut Tutuka, lonjakan konsumsi ini tidak sebanding dengan pasokan yang tersedia di beberapa daerah. Hal ini menyebabkan penumpukan kendaraan di SPBU.

“Kami melihat ada kenaikan konsumsi yang cukup signifikan di beberapa titik di Sumatera Utara,” ujar Tutuka dalam keterangannya pada Selasa, 23 Mei 2023.

Ia menambahkan bahwa kenaikan konsumsi tersebut terutama terjadi pada BBM bersubsidi, seperti Biosolar dan Pertalite. Permintaan yang tinggi ini terjadi di tengah keterbatasan kuota yang telah ditetapkan.

Kementerian ESDM terus berupaya memantau distribusi dan konsumsi BBM secara ketat. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan pasokan yang mencukupi bagi masyarakat.

“Kami terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan badan usaha hilir migas,” jelas Tutuka.

Pihaknya juga mencatat adanya indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Hal ini turut berkontribusi pada menipisnya stok dan memicu antrean panjang.

Salah satu modus yang teridentifikasi adalah pembelian berulang oleh oknum tertentu. Mereka membeli BBM bersubsidi dalam jumlah besar secara berkala.

Selain itu, ada pula dugaan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya turut membebani pasokan. Kendaraan-kendaraan ini seharusnya tidak berhak mendapatkan BBM bersubsidi.

Kementerian ESDM mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai peruntukannya. Hal ini demi menjaga ketersediaan dan keterjangkauan BBM bersubsidi bagi yang lebih membutuhkan.

“Pengawasan terus kami tingkatkan, termasuk di titik-titik rawan,” tegas Tutuka.

Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah Sumatera Utara memang menjadi salah satu fokus pengawasan ketat terkait distribusi BBM. Antrean panjang sempat dilaporkan terjadi di sejumlah SPBU di Medan dan sekitarnya.

Pihak ESDM menegaskan akan mengambil langkah tegas jika ditemukan pelanggaran terkait distribusi dan penggunaan BBM bersubsidi.

Langkah-langkah perbaikan distribusi dan penambahan pasokan akan terus dikaji. Hal ini diharapkan dapat segera mengatasi masalah antrean panjang yang terjadi.

Masyarakat diharapkan dapat bersabar sambil menunggu solusi yang sedang diupayakan oleh pemerintah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait