Thursday, 27 August 2026
BREAKING
DUNIA

Teror Penculikan Meluas ke Selatan Nigeria, Warga Hidup dalam Ketakutan

Oleh Rini Widiyarti August 27, 2026 56 minutes lalu 0 komentar

Ketakutan mencengkeram banyak komunitas di Nigeria selatan seiring merebaknya gelombang penculikan untuk tebusan. Kejahatan ini, yang sebelumnya dominan di wilayah utara, kini semakin merambah ke area yang lebih padat penduduknya, menciptakan iklim ketidakamanan yang mencekam.

Kondisi ini memaksa warga untuk hidup dalam kewaspadaan tinggi, bahkan untuk aktivitas sehari-hari yang paling mendasar. “Jika Anda mulai berlari, mereka menembak Anda,” ungkap seorang saksi mata yang tidak ingin disebutkan namanya, menggambarkan kengerian yang dihadapi korban dan potensi kekerasan yang menyertainya. Ancaman kekerasan ini menjadi faktor utama yang melumpuhkan aktivitas warga dan menimbulkan trauma mendalam.

Penculikan massal yang terjadi di beberapa sekolah di Nigeria utara, seperti insiden di Sekolah Menengah Sains Pemerintah (GGSS) Kankara pada 11 Desember 2020 di mana 344 siswa diculik, dan serangan di Sekolah Menengah Putra Pemerintah (GSSS) Kagara pada 17 Februari 2021 yang menewaskan seorang siswa dan melukai beberapa lainnya, menjadi bukti nyata eskalasi krisis ini. Insiden di GSSS Kagara juga mengakibatkan penculikan terhadap 42 orang, termasuk siswa dan staf.

Meskipun ada upaya negosiasi dan pembebasan yang melibatkan pihak berwenang, masalah ini belum terselesaikan sepenuhnya. Laporan dari berbagai sumber menunjukkan bahwa meskipun beberapa korban telah dibebaskan, seperti 27 siswa yang dibebaskan dari GSSS Kagara pada 21 Februari 2021, sebagian besar kasus masih menyisakan trauma dan ketidakpastian.

Pihak berwenang Nigeria, melalui berbagai pernyataan, terus berupaya meyakinkan publik bahwa mereka serius menangani masalah ini. Kepala Staf Angkatan Darat, Letnan Jenderal Farouk Yahaya, pada 28 Mei 2024, menegaskan komitmen militer untuk memberantas terorisme dan kejahatan lainnya, termasuk penculikan. “Kami akan terus melakukan operasi kami untuk memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh negeri,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang dirilis setelah pertemuan di Markas Besar Angkatan Darat di Abuja.

Namun, di lapangan, rasa aman masih jauh dari jangkauan bagi banyak warga. Penyebaran penculikan ke wilayah selatan menambah dimensi baru pada krisis yang kompleks ini, menuntut solusi yang lebih komprehensif dan efektif dari pemerintah serta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp