Sunday, 23 August 2026
BREAKING
BERITA

Tarif Parkir Jakarta Masih Mengambang, Gubernur Belum Ambil Keputusan

Oleh Emanuel August 23, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan final mengenai rencana kenaikan tarif parkir di wilayah ibu kota. Usulan revisi tarif parkir yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, yang mencakup penerapan sistem zonasi, masih terus dalam tahap pembahasan intensif.

Pernyataan Gubernur ini mengindikasikan bahwa nasib tarif parkir di Jakarta masih menunggu kajian lebih lanjut dan persetujuan dari berbagai pihak. Meskipun DPRD DKI telah mengusulkan adanya perubahan, keputusan akhir tetap berada di tangan eksekutif.

Salah satu poin krusial yang diusulkan oleh DPRD DKI adalah penerapan sistem zonasi dalam penentuan tarif parkir. Sistem ini diharapkan dapat menyesuaikan tarif berdasarkan lokasi dan tingkat keramaian area parkir, sehingga diharapkan dapat memberikan keadilan dan efektivitas dalam pengelolaan parkir. Namun, detail implementasi dan dampak dari sistem zonasi ini masih menjadi subjek diskusi.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah, sempat menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan revisi terkait tarif parkir. “Kami sudah mengusulkan revisi tarif parkir yang ada sekarang, dan kami juga usulkan terkait dengan zonasi,” ujar Ida Mahmudah pada Selasa, 21 Februari 2023. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk menata ulang sistem perparkiran di Jakarta agar lebih tertata dan memberikan kontribusi yang optimal bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Lebih lanjut, Ida Mahmudah menjelaskan bahwa usulan tersebut masih dalam proses pembahasan di tingkat dewan. “Masih dalam proses pembahasan kita di dewan,” tambahnya. Hal ini menegaskan bahwa meskipun ada inisiatif dari legislatif, proses pengambilan keputusan masih panjang dan memerlukan sinkronisasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Meskipun wacana kenaikan tarif parkir telah beredar, Gubernur Pramono Anung belum memberikan sinyal pasti mengenai kapan keputusan tersebut akan diambil. Belum adanya keputusan ini memberikan ruang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus memberikan masukan dan berpartisipasi dalam diskusi publik mengenai kebijakan penting ini. Keputusan final diharapkan akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampak ekonomi, sosial, dan kelancaran mobilitas di Jakarta.

Bagikan: Facebook X WhatsApp