Dunia perfilman Hollywood kembali digemparkan oleh fenomena baru. Film horor ‘The Backrooms’ produksi A24 sukses besar, mendominasi tangga box office Amerika Serikat sejak penayangannya perdana pada 29 Mei 2026.
Menurut laporan People, film ini meraup pendapatan fantastis senilai US$ 81,5 juta, atau setara Rp 1,3 triliun, di pekan pembukaan. Angka ini bahkan lebih dari dua kali lipat capaian film lain yang tayang bersamaan, menegaskan daya tarik kuat genre horor psikologis.
Di balik kesuksesan komersial ini, sosok sutradara Kane Parsons menjadi sorotan utama. Ia baru berusia 20 tahun, menjadikannya sutradara termuda dalam sejarah yang berhasil memuncaki box office Hollywood.
Rekor bergengsi ini sebelumnya dipegang oleh Josh Trank yang sukses dengan ‘Chronicle’ di usia 27 tahun pada 2012. The Hollywood Reporter, Deadline, dan Variety turut mengonfirmasi pencapaian luar biasa Parsons.
Kane Parsons juga mencetak sejarah sebagai sutradara termuda yang berkolaborasi dengan rumah produksi ternama, A24. Perjalanannya dimulai dari ranah digital, ia dikenal sebagai kreator konten viral ‘The Backrooms (Found Footage)’ di berbagai platform media sosial.
Serial pendeknya yang mencekam menarik perhatian produser legendaris James Wan. Wan mengaku langsung menghubungi Parsons secara daring setelah melihat bakatnya yang unik.
Pertemuan bisnis pertama mereka terjadi saat Parsons masih SMA. Karena usianya baru 16 tahun, ia didampingi ayahnya. James Wan terkesan dengan konsep horor found footage Parsons yang menawarkan nuansa berbeda dan meyakini potensinya untuk layar lebar.
Menghadapi tahun terakhir SMA, Parsons dihadapkan pada pilihan sulit antara pendidikan dan peluang karier. Ia memutuskan menunda kuliah setelah mencapai kesepakatan kontrak dengan A24 untuk menyutradarai film ‘The Backrooms’.
Keputusan berani ini terbukti tepat. Parsons bertransformasi dari kreator YouTube menjadi sutradara papan atas dunia.
‘The Backrooms’ mengisahkan Clark (Chiwetel Ejiofor), manajer toko furnitur yang tersesat di dimensi misterius, sebuah ruangan luas berwarna kuning tak berujung. Terapisnya, Dr. Mary Kline (Renate Reinsve), berusaha menemukannya.
Film ini dibintangi Renate Reinsve, Chiwetel Ejiofor, dan Mark Duplass. Diproduksi A24 bersama Atomic Monster milik James Wan, bergenre horor psikologis found footage.
Uniknya, film ini menyertakan audio bahasa Indonesia dari The Golden Record NASA. Dalam adegan kunci, terdengar pesan dari Ilyas Harun: ‘Selamat malam, hadirin sekalian. Selamat berpisah dan sampai bertemu lagi di lain waktu.’ Elemen ini memberikan sensasi merinding dan kebanggaan bagi penonton Indonesia, menjadikan ‘The Backrooms’ lebih dari sekadar film horor.
