Spanyol sukses merengkuh trofi Piala Dunia 2026, sekaligus mengakhiri rentetan 38 pertandingan tanpa kekalahan yang dicatatkan oleh Italia. Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi tim Matador dalam turnamen akbar empat tahunan tersebut.
Pertandingan final yang berlangsung menegangkan mempertemukan dua tim kuat Eropa. Spanyol akhirnya keluar sebagai pemenang setelah melalui drama adu penalti yang mendebarkan. Skor imbang sepanjang waktu normal dan perpanjangan waktu memaksa kedua tim menentukan nasib melalui titik putih.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Italia yang tengah dalam performa impresif. Tim Azzurri telah membangun rekor tak terkalahkan yang mengesankan sejak kekalahan terakhir mereka di tahun 2022. Rentetan 38 laga tanpa tersentuh kekalahan tersebut menjadi bukti kekuatan dan konsistensi mereka di panggung internasional.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya. “Ini adalah momen yang luar biasa bagi sepak bola Spanyol. Para pemain telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan kerja keras mereka terbayar lunas,” ujar De la Fuente usai pertandingan. Ia juga menambahkan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi Italia.
Sementara itu, kapten tim Italia, Leonardo Bonucci, menyatakan kekecewaannya namun tetap menghargai pencapaian timnya. “Tentu kami sedih karena rekor kami harus berakhir di sini, dan kami juga gagal meraih gelar juara. Namun, kami bangga dengan apa yang telah kami tunjukkan sepanjang turnamen ini. Kami telah memberikan segalanya,” kata Bonucci.
Gelar Piala Dunia 2026 ini menjadi trofi kedua bagi Spanyol dalam sejarah mereka, setelah sebelumnya berhasil menjuarai turnamen serupa pada tahun 2010. Kemenangan ini disambut meriah oleh para penggemar sepak bola di seluruh Spanyol, menandai era baru kejayaan bagi timnas mereka.
