Donald Trump menjadi sorotan saat gelaran final Piala Dunia 2026 di New York, Amerika Serikat, usai disambut dengan sorakan dan cemoohan dari penonton. Mantan Presiden Amerika Serikat ini dijadwalkan menyerahkan trofi juara kepada tim pemenang, yang akhirnya diraih oleh Spanyol.
Momen penyerahan trofi itu diwarnai dengan reaksi beragam dari ribuan penonton yang memadati stadion. Ketika Trump berjalan menuju lapangan untuk melaksanakan tugasnya, terdengar suara cemoohan yang cukup jelas bercampur dengan tepuk tangan dari sebagian hadirin. Suasana ini mencerminkan polarisasi pandangan publik yang kerap mewarnai penampilan figur publik seperti Trump.
Spanyol berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah melalui pertandingan final yang sengit. Kemenangan ini menjadi puncak dari turnamen sepak bola terbesar di dunia yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Momen penyerahan medali dan trofi juara menjadi salah satu agenda penting dalam upacara penutupan.
Dalam pidatonya pasca-pertandingan, Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan turnamen. Infantino menyatakan, “Ini adalah Piala Dunia yang luar biasa. Terima kasih kepada Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko atas kerja keras mereka.” Ia juga menekankan semangat persatuan dan kegembiraan yang dibawa oleh sepak bola ke seluruh dunia.
Meskipun demikian, kehadiran Donald Trump di lapangan untuk menyerahkan trofi juara menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan, di luar hasil pertandingan itu sendiri. Reaksi penonton yang terpecah tersebut kembali menegaskan posisi Trump sebagai sosok yang kontroversial di mata sebagian masyarakat.
