Desa Le Porge di Prancis digegerkan oleh serangkaian ledakan yang terdengar saat kebakaran hutan melanda wilayah tersebut pada akhir Juli lalu. Penyelidikan awal menduga kuat bahwa ledakan tersebut berasal dari ratusan selongsong amunisi Perang Dunia II yang terkubur di bawah tanah.
Penemuan mengerikan ini terjadi di tengah upaya pemadaman api yang membakar hutan pinus di dekat Bordeaux, Nouvelle-Aquitaine. Otoritas setempat segera mengambil tindakan pencegahan dengan mengevakuasi warga dan menutup area terdampak untuk memastikan keselamatan publik.
Menurut laporan dari pihak berwenang, tim penjinak bom dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan ratusan selongsong amunisi yang ditemukan. “Kami menemukan ratusan selongsong amunisi, beberapa di antaranya masih aktif,” ujar seorang juru bicara dari unit penjinak bom kepada media. Ia menambahkan bahwa penemuan ini merupakan akibat langsung dari intensitas panas api yang memicu ledakan.
Kebakaran hutan yang terjadi di Le Porge ini merupakan bagian dari gelombang kebakaran yang melanda Prancis selatan pada musim panas tahun ini. Wilayah Nouvelle-Aquitaine, khususnya Gironde, telah menjadi salah satu daerah yang paling parah terkena dampak, dengan ribuan hektare hutan ludes dilalap api. Kondisi kering dan suhu tinggi yang ekstrem memperburuk situasi, membuat api sulit dikendalikan.
Meskipun evakuasi warga telah dilakukan di beberapa area yang terancam, insiden penemuan amunisi Perang Dunia II ini menambah kompleksitas penanganan bencana. Pemerintah Prancis terus berupaya memadamkan api sembari memastikan keamanan warga dari sisa-sisa konflik masa lalu yang terungkap akibat bencana alam ini.
