Singapore Open 2026 pada hari Selasa (26/5/2026) menjadi saksi langkah mulus dua wakil unggulan Indonesia di nomor ganda campuran, serta tunggal putri, PV Sindhu. Keduanya berhasil menaklukkan lawan masing-masing di babak pertama yang digelar di Singapore Indoor Stadium, dan memastikan tempat di babak 16 besar. Namun, nasib kurang beruntung dialami oleh Ayush Shetty dan beberapa pebulu tangkis Indonesia lainnya yang harus tersingkir lebih awal.
PV Sindhu, yang merupakan juara Singapore Open edisi 2022, memulai perjalanannya di turnamen tahun ini dengan performa meyakinkan. Ia berhasil menundukkan Putri Kusuma Wardani dari Indonesia dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-18. Kemenangan ini tidak hanya membawa Sindhu lolos ke babak selanjutnya, tetapi juga menyamakan rekor pertemuan mereka dengan Wardani menjadi 3-3. Di babak 16 besar, Sindhu dijadwalkan akan berhadapan dengan Riko Gunji dari Jepang.
Pertandingan melawan Putri Kusuma Wardani, yang merupakan unggulan kelima di nomor tunggal putri, berjalan sengit sejak awal. Sindhu menunjukkan dominasinya di gim pertama dengan memimpin empat poin di beberapa momen. Meski Wardani sempat memperkecil ketertinggalan, Sindhu berhasil mengendalikan permainan dan memenangkan gim pembuka. Di gim kedua, pertandingan kembali ketat, namun Sindhu mampu menjaga keunggulannya di poin-poin krusial untuk memastikan kemenangan.
Di sektor ganda putra, pasangan nomor 4 dunia, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, menunjukkan mental juara yang luar biasa. Mereka harus berjuang keras dalam pertandingan marathon melawan Chen Zhi Yi dan Presley Smith. Meskipun sempat kehilangan gim pertama dengan skor tipis 26-28 setelah menggagalkan tujuh poin gim lawan, Satwik-Chirag bangkit di dua gim berikutnya. Mereka memenangkan gim kedua 21-15 dan menutup pertandingan dengan skor 21-13 di gim penentu.
Perjuangan Satwik-Chirag melawan Chen Zhi Yi dan Presley Smith memakan waktu satu jam 15 menit. Pasangan Indonesia ini menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di gim kedua dan ketiga. Mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan di paruh kedua gim dengan serangan-serangan tajam dan pertahanan yang solid. Kemenangan ini membawa mereka melangkah ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi pasangan dari Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei dan Yang Po-Hsuan.
Sementara itu, kiprah pebulu tangkis Indonesia lainnya di hari pertama tidak berjalan semulus harapan. Di nomor tunggal putra, Ayush Shetty harus mengakui keunggulan Victor Lai. Ayush sempat menguasai gim pertama dengan permainan tenang dan memenangkan dengan skor 21-11. Namun, ia gagal mempertahankan momentum tersebut di gim selanjutnya. Victor Lai bangkit dan mengambil alih kendali permainan, memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-14 dan 21-12, sekaligus memastikan diri melaju ke babak berikutnya.
Kekalahan Ayush Shetty diikuti oleh beberapa pemain Indonesia lainnya yang bertanding di hari pertama. Mereka tersingkir setelah kalah dalam pertandingan babak pertama, baik dalam dua gim langsung maupun tiga gim. Kegagalan mereka ini menjadikan PV Sindhu dan pasangan Satwik-Chirag sebagai harapan utama kontingen Indonesia untuk meraih gelar di Singapore Open 2026.
Singapore Open merupakan salah satu turnamen bulu tangkis prestisius dalam kalender Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) World Tour. Turnamen ini biasanya menjadi ajang pembuktian bagi para pemain top dunia untuk mengumpulkan poin peringkat dan memperebutkan gelar juara. Dengan absennya beberapa pemain unggulan lain di beberapa nomor, peluang para pemain yang tersisa semakin terbuka lebar.
Keberhasilan Sindhu dan Satwik-Chirag melaju ke babak 16 besar ini tentu menjadi angin segar bagi dunia bulu tangkis Indonesia. Perjalanan mereka di Singapore Open 2026 masih panjang, dan dukungan dari publik Tanah Air diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus berprestasi. Pertandingan-pertandingan di babak selanjutnya diprediksi akan semakin menantang, mengingat para lawan yang akan dihadapi juga merupakan pemain-pemain berkualitas. Para penggemar bulu tangkis Indonesia tentu menantikan penampilan gemilang selanjutnya dari kedua wakil andalan ini.











