Penyerang tim nasional Singapura, Shawal Anuar, mengakui memiliki kenangan kurang menyenangkan ketika bersua dengan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF. Pengalaman pahit ini menjadi sorotan jelang pertemuan kedua tim di masa mendatang.
Shawal Anuar secara terbuka menyampaikan bahwa pertandingan melawan skuad Garuda selalu meninggalkan kesan mendalam yang cenderung negatif baginya. Hal ini diungkapkannya dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh media Singapura.
Menurut penyerang berusia 33 tahun ini, performa timnya saat menghadapi Indonesia seringkali tidak sesuai harapan, bahkan cenderung mengecewakan. Ia merasa ada beban tersendiri ketika harus berhadapan dengan rival kuat seperti Indonesia.
“Setiap kali bermain melawan Indonesia, rasanya selalu berat. Saya punya banyak kenangan buruk dengan mereka,” ujar Shawal Anuar.
Meski demikian, Shawal Anuar menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya di timnas Singapura tetap memiliki motivasi tinggi untuk memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan. Ia bertekad untuk memperbaiki rekor buruk tersebut.
“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik, namun memang seringkali hasilnya belum memuaskan saat melawan Indonesia,” tambahnya.
Sebagai catatan, Timnas Indonesia dan Singapura telah beberapa kali bertemu dalam sejarah Piala AFF. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada fase grup Piala AFF 2020, di mana Indonesia berhasil meraih kemenangan 4-2 atas Singapura dalam pertandingan yang digelar di National Stadium, Singapura, pada 25 Desember 2021.
Kemenangan itu menjadi salah satu momen penting bagi Timnas Indonesia dalam perjalanan mereka di turnamen tersebut. Bagi Shawal Anuar dan timnas Singapura, hasil tersebut tentu menjadi bagian dari memori buruk yang ia sebutkan.
Dengan adanya pengakuan dari Shawal Anuar ini, publik sepak bola akan menantikan bagaimana kedua tim akan menampilkan performa mereka dalam duel-duel mendatang, khususnya di ajang Piala AFF.
