Sirkuit TT Assen, Belanda, menjadi saksi drama menegangkan pada sesi latihan bebas hari Jumat MotoGP, ketika dua pembalap, Alex Marquez dan Fermin Aldeguer, mengalami kecelakaan serius yang menyebabkan kekhawatiran besar di paddock. Akibat insiden terpisah ini, Fermin Aldeguer harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut pada dada dan punggungnya, sementara Alex Marquez mengalami memar di bahu kanan dan lecet di lengan kiri.
Kecelakaan Fermin Aldeguer, yang terjadi lebih dulu, mengguncang jalannya sesi. Pembalap yang masih dalam masa pemulihan dari cedera patah tulang paha yang dialaminya pada Januari lalu itu, mengalami low-side yang cepat di Tikungan 11. Insiden tersebut membuatnya terlempar dengan keras saat motornya meluncur ke area kerikil. Meskipun terlihat parah, Aldeguer dilaporkan sadar setelah kecelakaan itu, bahkan sempat duduk saat dibawa pergi dengan tandu oleh petugas medis. Keputusan untuk memindahkannya ke rumah sakit mengindikasikan bahwa tim medis ingin memastikan tidak ada cedera internal yang lebih serius, terutama mengingat benturan keras yang dialami pada bagian dada dan punggungnya.
Tak lama setelah insiden Aldeguer, giliran pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang mengalami nasib serupa. Kecelakaan Marquez terjadi hanya tiga menit sebelum sesi berakhir, memaksa bendera merah dikibarkan untuk menghentikan jalannya latihan. Adik Marc Marquez ini dikonfirmasi mengalami kontusi pada bahu kanannya dan lecet pada lengan kiri. Beruntung, hasil X-ray pada bahunya menunjukkan hasil negatif, yang berarti tidak ada patah tulang yang terdeteksi. Marquez berhasil meninggalkan lokasi kecelakaan dengan bantuan dari petugas medis sirkuit, sebuah pemandangan yang sedikit melegakan di tengah ketegangan.
Insiden ini menambah daftar panjang tantangan fisik yang harus dihadapi Alex Marquez musim ini. Ia diketahui baru saja mencoba melakukan comeback untuk kedua kalinya setelah menderita cedera tulang selangka dan vertebra akibat kecelakaan parah di Catalunya bulan lalu. Tekanan untuk kembali ke performa terbaik setelah serangkaian cedera memang bukan hal mudah bagi pembalap profesional. Bahkan, tahun lalu di Assen, Marquez juga mengalami cedera tangan dan harus mundur setelah sesi kualifikasi di Brno seminggu sebelumnya, menunjukkan bahwa sirkuit ini memiliki sejarah kurang bersahabat baginya.
Kecelakaan di Tikungan 11, lokasi yang sama dengan insiden Aldeguer, mengundang pertanyaan tentang kondisi trek atau faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap insiden tersebut. Tikungan ini dikenal sebagai salah satu titik kritis di sirkuit legendaris Assen, yang menuntut konsentrasi dan keahlian tinggi dari para pembalap. Balapan di Assen, yang dijuluki "The Cathedral of Speed," selalu menyajikan tantangan unik dengan tikungan cepat dan perubahan elevasi yang mendadak.
Meskipun mengalami kecelakaan, Alex Marquez berhasil mengamankan posisi sepuluh besar di sesi latihan bebas hari Jumat. Hasil ini memberinya akses langsung ke Kualifikasi 2 (Q2), asalkan ia dinyatakan fit untuk melanjutkan balapan pada hari Sabtu. Ini adalah pencapaian penting, mengingat betapa krusialnya posisi di grid awal untuk balapan MotoGP yang kompetitif. Sementara itu, Fermin Aldeguer, meskipun harus dilarikan ke rumah sakit, tercatat berada di posisi ke-13 pada sesi Jumat. Klasifikasi ini menunjukkan bahwa kedua pembalap memiliki potensi untuk bersaing jika kondisi fisik mereka memungkinkan.
Situasi cedera yang menimpa kedua pembalap ini tentu menjadi perhatian utama bagi tim mereka, para penggemar, dan juga otoritas MotoGP. Kesehatan dan keselamatan pembalap adalah prioritas tertinggi, terutama di olahraga berkecepatan tinggi seperti MotoGP. Keputusan medis akan sangat menentukan apakah Marquez dan Aldeguer dapat melanjutkan partisipasi mereka di sisa akhir pekan balap Assen yang krusial. Perkembangan kondisi mereka akan terus dipantau menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama, yang diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai partisipasi mereka dalam gelaran Grand Prix Belanda tahun ini.











