Tuesday, 14 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Sentuhan Sinema untuk Aceh: Film ‘Children of Heaven’ Lahirkan Donasi 2.500 Sepatu untuk Pelajar

Oleh Wibowo July 14, 2026 1 hour lalu 0 komentar

JAKARTA – Sebuah kolaborasi unik antara dunia hiburan dan kepedulian sosial terwujud melalui pemutaran film ‘Children of Heaven’. MD Entertainment Foundation bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggelar acara nonton bareng di bioskop Pondok Indah 2 XXI, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya sutradara Hanung Bramantyo, tetapi juga melahirkan aksi nyata bagi anak-anak di Aceh.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, turut hadir menyapa ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang memadati studio.

Usai film usai diputar, Sairaa Punjabi selaku perwakilan MD Entertainment Foundation menyerahkan secara simbolis 500 pasang sepatu.

Bantuan ini ditujukan bagi anak-anak di Aceh yang terdampak bencana, sebagai bagian dari kampanye ‘Sepasang Sepatu, Berjuta Mimpi’.

Sairaa Punjabi menekankan pesan mendalam film tentang pentingnya sepatu bagi anak dalam meraih cita-cita.

Pesan tersebut selaras dengan kampanye sosial yang sedang dijalankan oleh yayasan.

Menteri Abdul Mu’ti memberikan apresiasi tinggi terhadap film yang dinilainya lebih dari sekadar hiburan.

Menurutnya, film ini berhasil menggerakkan kepedulian masyarakat untuk berbagi melalui kotak donasi sepatu di bioskop.

Ia memuji film ‘Children of Heaven’ yang mampu menajamkan sisi kemanusiaan dan olah hati para penonton.

Menteri Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya empat pilar pendidikan: olah pikir, olahraga, olah rasa, dan olah hati.

Keempat pilar ini, menurutnya, tergambar apik dalam film tersebut.

Slogan kampanye ‘Sepasang Sepatu Berjuta Mimpi’ juga dinilai sangat inspiratif dan menyentuh.

Proses penyaluran bantuan ke Aceh menjadi fokus utama pemerintah.

Kementerian akan memastikan distribusi ratusan pasang sepatu tersebut tepat sasaran bagi siswa yang membutuhkan.

Menteri Abdul Mu’ti mengakui bahwa sepatu masih menjadi barang mewah bagi banyak pelajar di pelosok.

Banyak anak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sekolah, termasuk alas kaki.

Sebagai bentuk komitmen, Kemendikdasmen akan menambah donasi sepatu sebanyak 2.000 pasang.

Langkah ini merupakan respons positif terhadap dampak emosional dan sosial dari film.

Secara total, bantuan sepatu yang akan dikirimkan mencapai 2.500 pasang untuk pelajar di Aceh.

Pemerintah ingin menunjukkan bagaimana karya seni dapat bertransformasi menjadi gerakan sosial bermanfaat.

Andri Mashadi, salah satu pemain film, turut merefleksikan ketimpangan akses fasilitas pendidikan di Indonesia.

Ia menyoroti perbedaan mencolok antara kemudahan membeli sepatu bagi yang mampu dan perjuangan keras bagi yang kurang beruntung.

Andri mengenang tragedi pilu siswa di Samarinda yang meninggal akibat infeksi dari sepatu kekecilan.

Kejadian itu menegaskan krusialnya perhatian terhadap hal-hal kecil demi kenyamanan dan keselamatan siswa.

Ia bangga filmnya menjadi pemicu bagi lembaga donor lain untuk berbagi.

Andri berharap semakin banyak orang menyadari bahwa bantuan sekecil apa pun bisa mengubah masa depan anak Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait