Pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 dipastikan akan digelar tertutup, tanpa kehadiran suporter di stadion. Keputusan ini diambil oleh penyelenggara demi menjaga kelancaran turnamen dan memastikan keamanan.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Ketua Pelaksana Piala Presiden 2026, Bapak Ahmad Santoso, pada konferensi pers yang digelar pada Senin, 15 Mei 2026. “Kami telah mempertimbangkan berbagai aspek dan akhirnya memutuskan bahwa semifinal akan berjalan tanpa penonton,” ujar Bapak Santoso. Beliau menambahkan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui diskusi mendalam dengan berbagai pihak terkait, termasuk federasi sepak bola dan aparat keamanan.
Alasan utama di balik kebijakan drastis ini adalah untuk meminimalisir potensi kerumunan yang berisiko menimbulkan masalah keamanan dan ketertiban. Situasi keamanan terkini menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini. “Keselamatan dan kelancaran acara adalah prioritas utama kami,” tegas Bapak Santoso. Ia juga menggarisbawahi bahwa keputusan ini tidak dimaksudkan untuk mengurangi antusiasme para penggemar sepak bola, melainkan sebagai langkah preventif demi kebaikan bersama.
Meskipun demikian, para penggemar sepak bola masih dapat menyaksikan keseruan babak semifinal melalui siaran langsung televisi dan platform digital. Pihak penyelenggara berjanji akan menyajikan tayangan berkualitas agar para suporter tetap dapat merasakan atmosfer pertandingan dari rumah masing-masing. “Kami akan bekerja sama dengan stasiun televisi mitra untuk memastikan kualitas siaran yang optimal,” jelas Bapak Santoso. Beliau berharap pengertian dari seluruh pecinta sepak bola di Indonesia atas keputusan yang diambil.
Pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 20 dan 22 Mei 2026. Dua tim terbaik yang berhasil melaju ke babak ini akan saling berhadapan demi memperebutkan tiket ke partai puncak. Jadwal lengkap dan tim yang bertanding akan segera diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.
