Selamat Tinggal Kaset Game, Sony Resmi Akhiri Era Fisik PlayStation pada 2028

Emanuel

Era kejayaan kaset fisik PlayStation akan segera berakhir dalam waktu dekat. Sony secara resmi mengumumkan keputusan strategis untuk menghentikan produksi media fisik bagi seluruh gim baru yang dirilis untuk konsol mereka.

Kebijakan ini akan mulai berlaku efektif per Januari 2028 mendatang. Nantinya, seluruh judul gim baru di konsol Sony hanya bisa didapatkan melalui PlayStation Store atau peritel resmi dalam format digital.

Langkah ini diambil sebagai respons atas perubahan perilaku konsumen global. Saat ini, minat masyarakat terhadap media fisik terus menyusut, sementara tren akses gim digital, streaming musik, hingga film terus melonjak tajam.

Dalam unggahan blog resminya, PlayStation menegaskan bahwa transisi tersebut adalah langkah natural untuk beradaptasi dengan preferensi pengguna. Mereka ingin menyelaraskan diri dengan cara mayoritas pemain dalam mengakses gim di era modern.

Meski demikian, Sony memastikan bahwa perubahan ini tidak akan menyentuh koleksi kaset fisik yang sudah dirilis ke pasar sebelum Januari 2028. Pengguna tetap bisa memainkan gim fisik lama mereka tanpa kendala.

Tidak hanya Sony, raksasa industri lain seperti Microsoft juga melakukan langkah serupa. Laporan dari The Verge menyebutkan bahwa tim pengembang Xbox kini tengah menguji fitur konversi gim fisik menjadi format digital.

Inovasi tersebut diharapkan mampu memfasilitasi pengguna untuk mendigitalkan koleksi fisik yang mereka miliki pada konsol Xbox One serta seri Series X/S. Hal ini mempertegas arah industri gim dunia yang semakin condong ke arah ekosistem digital sepenuhnya.

Di sisi lain, peralihan besar-besaran ini terjadi di tengah tantangan ekonomi global. Pesatnya pengembangan kecerdasan buatan atau AI telah memicu lonjakan harga komponen memori yang berujung pada kenaikan harga konsol secara umum.

Sebagai contoh, Sony telah menaikkan harga PlayStation 5 edisi cakram pada April lalu. Harganya melonjak dari US$549,99 atau sekitar Rp9,8 jutaan menjadi US$649,99 atau setara Rp11,6 jutaan.

Tren serupa juga diikuti oleh kompetitor lainnya. Microsoft dijadwalkan menaikkan harga Xbox Series S penyimpanan 512GB sebesar US$100 atau sekitar Rp1,8 jutaan mulai 1 Agustus mendatang.

Bahkan, Nintendo pun dikabarkan bakal menaikkan harga perangkat Switch 2 di Amerika Serikat sebesar US$50 atau sekitar Rp899 ribuan per 1 September mendatang. Hingga berita ini diturunkan, pihak PlayStation belum memberikan komentar tambahan terkait kebijakan penyesuaian harga tersebut.

Keputusan ini menandai pergeseran fundamental dalam industri hiburan interaktif. Bagi para kolektor, dua tahun ke depan menjadi momen krusial untuk melengkapi koleksi fisik sebelum era tersebut resmi berakhir sepenuhnya.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All